Menyembuhkan korban amuk massa

Ini pengalaman seorang Priester di GKBI Yogyakarta, sidang jemaat Jetis.  Kisah ini membuktikan bahwa Roh Kudus yang diterima pada saat seseorang dibaptis dengan Roh Kudus melalui Kemeteraian Suci, sungguh-sungguh merupakan Roh yang berkuasa, sebagaimana kuasa yang bekerja dalam gereja-gereja awal, salah satunya adalah kuasa untuk menyembuhkan orang sakit.

Waktu itu ada dua orang remaja tergeletak di rumahsakit sehabis dipukuli massa karena melakukan suatu kesalahan. Dua lelaki muda itu mengerang-erang menahan rasa sakit di kepalanya, rupa-rupanya kerusakan di kepala mereka cukup parah. Dokter memprediksi, untuk yang seorang, butuh waktu paling tidak satu bulan untuk sembuh, dan yang lainnya bisa-bisa tidak tertolong.

Priester dari Jetis dengan initial B tergerak untuk menumpangkan tangannya ke salah satu remaja tersebut, dan berdoa demi nama Allah Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus, dengan segala kerendahan hati, memohon kesembuhan dari Tuhan sendiri.

Eh, doa belum selesai remaja tersebut sudah tidur, mendengkur, sakit kepalanya langsung hilang seketika.

Remaja satunya lagi, masih mengerang-erang, terus didoakan Priester B dengan cara yang sama, dan ,… langsung mendengkur.

Lima hari kemudian keduanya boleh pulang, dan saya dengar mereka sudah sehat walafiat, haleluyah !

Saya yakin, setiap warga Gereja Kerasulan Baru dapat melakukan hal yang sama, bahkan bisa lebih heboh lagi. Jangan biarkan Roh Kudus “menganggur”.

Ikuti terus kesaksian kami, Tuhan Yesus memberkati.

Based on the fact we done.

Kembali ke halaman Utama

Home

Iklan

Sekilas Gereja Kerasulan Baru

Logo GKB MGereja Kerasulan Baru (The New Apostolic Church) mulai berdiri sekitar tahun 1830 Masehi melalui sebuah nubuatan oleh Nabi Taplin.

Organisasi Gereja Kerasulan Baru dipimpin oleh seorang Rasul Kepala. Secara hierarkhis, dibawahnya ada beberapa orang Rasul Distrik, Rasul, Uskup, Oudste Distrik, Oudste, Evangelist Distrik, Herder, Evangelist, Priester dan Diaken.

Di Indonesia, GKBI mulai masuk sekitar awal abad ke-19 lewat misi Belanda. Saat ini GKBI berpusat di kota Bandung, kantor cabang GKBI antara lain terdapat di Jakarta, Yogyakarta dan Gombong.

Terdapat puluhan Sidang Jemaat yang tersebar di beberapa kota kabupaten.

Salah satu Sidang Jemaat yang cukup tua, ialah Gereja Kerasulan Baru di dusun Lirap, Desa Banjarwinangun, Kec. Petanahan, kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dan di dusun inilah saya lahir.

Beberapa tokoh senior antara lain: (Alm) Oudste Distrik Karsomiharjo, (Alm) Priester Rejopawiro, (Alm) Priester Sem Puspowardoyo, (Alm) Diaken Joyo Sumarto, Pr Harun (mengasoh), Pr. Mardirtaharjo, Pr. Mantius, Pr. Jumadiono (Penghantar), Diaken Paidi, dll.

(Bila saudara memiliki informasi yang lebih lengkap, silahkan kirim tulisan sebagai komentar, atau email ke hariendarwanto@yahoo.com).

Punya foto? Tokoh GKBI, foto keluarga, foto diri, boleh dikirim via e-mail, asal cukup sopan, pastinya akan kami tampilkan di blog ini, mulai dari halaman depan.

Tuhan Yesus memberkati – Admin

HOME

Salam sejahtera

Selamat datang sobat, silahkan Anda membaca seluruh artikel di blog ini. Harap Anda ketahui, bahwasanya ini bukanlah blog resmi Gereja Kerasulan Baru di Indonesia.
Situs ini saya buat sebagai ucapan terimakasih saya kepada Tuhan Yesus yang begitu memberkati saya, membawa saya kepada suatu pengalaman pribadi hari lepas hari bersama Roh Kudus.
Seluruh artikel di blog ini saya tulis seperti kejadian yang sebenarnya; tujuan saya adalah agar supaya siapapun yang mampir ke blog ini terbangkit semangatnya usai membaca artikel-artikel ini, agar semakin mengasihi Tuhan Yesus, Allah Bapa dan tentu saja Rohul Kudus.

Untuk situs resmi, barangkali Anda bisa klik di SINI

Tuhan Yesus memberkati

HOME