Kerendahan hati dan kesanggupan menghargai


Salah satu atribut maha penting dari anak-anak Allah ialah KERENDAHAN HATI. Lawan dari ini disebut kesombongan, kepongahan, keangkuhan, tinggi hati, itu semua merupakan gaya hidup yang DIBENCI TUHAN.

Secara kodrati, seseorang tidak akan merasa nyaman jika dia dilecehkan, direndahkan atau ngak dihargai secara sewajarnya. Bahkan seorang anak yang secara …terus-menerus atau yang keseringan mendapat perlakuan direndahkan oleh orang tuanya atau oleh saudara-saudaranya sendiri, akan dapat menjadikan anak tsb terbentuk dengan karakter yang salah. Lalu seseorang yang karena lingkungannya membentuknya sebagai karakter yang amburadul, sebagai seseorang yang mengalami LUKA BATIN, maka terbuka baginya sebuah kans besar untuk MELUKAI BATIN orang lain di sekitarnya atau orang yang berinteraksi dengan dia. Orang terluka melukai orang lain, sehingga dapat MELAHIRKAN orang-orang terluka lainnya. Bayangkan, alangkah ngerinya dunia ini, jika sebagian besar penghuninya adalah orang-orang yang alami luka batin,…

Firman Tuhan bicara tentang perlunya seseorang untuk merendahkan hatinya, bahkan mungkin juga dirinya, dengan sebuah janji bahwa: Allah akan meninggikan seseorang yang mau merendahkan dirinya. Sikap merendahkan diri bukan tanggung jawab Allah, tetapi manusia bersangkutan.

Potensi kesombongan bisa menjadi penyebab SULITNYA seseorang untuk menghargai orang lain, apa lagi jika beda status, jika dia “menyadari” bahwa posisi dia ada DI ATAS yang lainnya. Seperti posisi seorang kaya (dengan atribut kesombongan) terhadap seorang pengemis yang sedang meminta sedekah padanya.

Contoh lain juga dapat terjadi, jika seseorang “menyadari” bahwa dia lebih cerdas, lebih bijak, lebih dan lebih secara intelektual dibandingkan orang lain yang sedang berinteraksi dengannya. Sulitnya seseorang untuk “menyapa dengan layak” orang lain yang “beda status” dari sisi intelektual, juga dapat mengindikasikan bercokolnya benih jahat di hati seseorang: benih KESOMBONGAN.

Status sosial, yang ditilik baik secara kepemilikan harta benda, i.e. kekayaan, ataupun secara intelektual, BISA menjadi suatu “ASET” yang cukup signifikan untuk membangun sebuah atribut jahat yang saya sebut: KESOMBONGAN.

Ya, kesombongan, kepongahan, tinggi hati, keangkuhan hidup, berpotensi MENGHALANGI seseorang untuk dapat menghargai sesamanya. Mencintai kesombongan akan dapat melunturkan status kita di hadapan Tuhan Allah, dan akan dapat menggelincirkan seseorang serendah-rendahnya di hadapan Allah.

Salam.

3 thoughts on “Kerendahan hati dan kesanggupan menghargai

  1. Itu semua bisa di raih jika seseorang itu memiliki “KASIH”

    Karena kasih itu , Tidak sombong, kasih itu Rendah hati, kasih itu pemurah, kasih itu relaberkorban dan Kasih itu Panjang sabar……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s