Donasi


Shalom.

Halaman ini kami gunakan untuk menerima kiriman artikel dari Anda. Untuk Anda yang tergerak mengirimkan artikel, silahkan dikirim sebagai komentar di bawah ini, atau silahkan via e-mail ke:

gkbigombong@gmail.com

atau

yd2ehh@yahoo.com

Jika Anda tidak berkeberatan, dapat dilampirkan foto diri (attached) menyertai artikel Anda.

Kami yakin, kesaksian Anda sangat bermanfaat membangun sesama tubuh Kristus.

Tuhan Yesus memberkati.

One thought on “Donasi

  1. Gereja dan Okultisme.

    Hal yang tidak bisa dipungkiri oleh banyak kalangan khususnya pada gereja-gereja tertentu yang ternyata tidak berkutik ketika menghadapi “serangan” kuasa kegelapan dalam berbagai bentuk manifestasinya. Ini menunjukkan betapa okultisme juga menjadi obyek yang begitu penting untuk disikapi oleh gereja.

    Ada dua sikap yang nampak jelas bagaimana ketika okultisme di depan mata. Yang pertama menganggap bahwa okultisme berikut manisfestasinya tidak perlu dilakukan pelayanan khusus, karena menurut kelompok ini, orang yang manifestasi kuasa kegelapan dikarenakan tidak sungguh-sungguh hidup di dalam Tuhan, tidak memberikan ruang gerak pada Roh Kudus untuk bekerja dalam dirinya. Sementara ada kelompok gereja yang sangat serius mensikapi kalau ada orang yang mengalami manifestasi kuasa kegelapan.

    Beberapa gereja menjadi melejit dengan pesat, menjadi terkenal luar biasa, karena peran gereja dalam mensikapi pelayanan pelepasan kuasa kegelapan yang semakin lama semakin banyak. Di dukung melalui firman Tuhan yang sangat jelas dan mudah dipahami, mujizat yang dulu pernah ada pada zaman kerasulan awal, berulang kali yang namanya mujizat itu kembali dinyatakan. Ambil contoh,… ketika orang buta dapat melihat, orang tuli kembali mendengar, yang mati dihidupkan, yang sakit kanker ataupun sakit yang lain disembuhkan, setan lari terbirit-birit, merupakan hal yang biasa dapat disaksikan pada gereja-gereja tertentu. Sementara pada gereja-gereja tertentu pula hal itu tidak pernah terjadi, karena sudah membingkai dengan ungkapan ” mujizat itu ada, tetapi dulu, sekarang hal itu tidak diperlukan lagi, karena yang penting adalah keselamatan jiwa” .

    Bicara mengenai okultisme, percaya atau tidak bahwa okultisme itu semakin merajalela dan banyak orang terlibat di dalamnya, termasuk mereka yang menamakan dirinya sebagai orang Kristen. Berapa banyak mereka yang datang ke paranormal untuk meminta “pertolongan” padanya ?. Berapa banyak mereka yang kedukun-dukun untuk meminta jasanya ?. Berapa banyak mereka yang ke tempat-tempat keramat, ke makam-makam/kuburan untuk memperoleh “sesuatu” ?. Berapa banyak mereka yang menyimpan jimat-jimat untuk tujuan tertentu ?. Dan ternyata masih banyak perilaku yang termasuk okultisme, yang pada waktunya akan menimbulkan akibat. Akibat itu bisa cepat dan bisa lambat. Dan yang pasti bermuara pada hukuman kekal.

    Fakta menunjukkan ketika seseorang atau keluarganya mengalami serangan kuasa kegelapan, yang paling dibutuhkan adalah bagaimana ia bisa lepas dari serangan itu dan menjadi benar-benar terbebas. Boleh jadi ia datang kegerejanya, dan ketika ia tidak mendapatkan jalan keluar tetapi mungkin malahan mendapatkan khotbah dan penghakiman, apakah ia akan tinggal diam menunggu nasib ?. Tidak, !!.. Ia berusaha mencari alternatif. Satu tujuannya adalah bebas dari cengkeraman setan/kuasa kegelapan.

    Inilah salah satu yang menjadi penyebab mengapa ia “jajan” atau bahkan keluar dari gereja mula-mulanya.

    Negeri kita kental dengan okultisme yang sering terpampang dalam media cetak maupun media elektronik, bahkan sekarang semakin terbuka. Pernah mendengar “pameran” tentang paranormal ?. Tayangan TV juga merupakan promosi okultisme misalnya: Film Drakula, film casper, film The Bride of Chucky, Gostbuster, Pokemon dll.

    Dan sekaranglah waktunya gereja-gereja bergandeng tangan mensikapi serangan iblis dengan lebih serius, tanpa harus terjerumus kedalam perdebatan yang tidak perlu.

    Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s