Sepenggal kisah dari kebakaran pasar kota Magelang


Kisah nyata ini sudah pernah saya sajikan di sebuah situs diskusi Kristiani tertentu dan sekarang saya sajikan ulang di Blog ini, dengan tujuan agar semakin banyak lagi orang yang menyaksikan betapa setianya Tuhan Yesus itu bagi setiap manusia yang secara sadar mau mencari wajah-Nya. Berikut kisahnya:

Ny. Maria AnggunNy. Maria Anggun 

Kamis malam, tgl 26 Juni 2008 sore hari terjadi kebakaran besar di Pasar Besar Kota Magelang, Jawa Tengah, yakni Pasar Rejowinangun. Peristiwa yang menimbulkan kerugian milyaran rupiah ini menyisakan sekelumit ceritera, ini sebuah kisah nyata, dimana Kios anak Tuhan diluputkan dari si jago merah secara ajaib dan begitu meyakinkan bahwa Tuhanlah yang mengerjakan mujizat itu. Penulis artikel ini telah melakukan wawancara dengan anak Tuhan ini, penuturan saya sesuai kesaksian saudari ini, dan semoga menguatkan iman kita, bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup.

Kebakaran besar yang dimulai kurang lebih jam 17.30 WIB itu dapat dijinakkan sekitar jam 01.00 dini hari, atau setelah lebih dari 7 jam. Banyak orang menyaksikan bagaimana kerangka-kerangka besi sampai bengkok (meleleh ?) oleh panasnya api. Namun ajaib, sebuah kios bernama PANEN yang berada di tengah Pasar dilompati oleh si jago merah. Kios yang berjualan kelontong, termasuk kue basah itu tidak dijilat api, padahal gandeng (berimpit) dengan sebelahnya yang luluh lantak dimakan api. Kios itu dari KAYU KERING, Bro !! Bangunan sekitarnya yang pakai RANGKA BESI luluh lantak, eh, yang kayu kering malah selamat. Di dalam kios juga terdapat dagangan berupa korek api (kayu) “korek jres” sebanyak 20 Bal ( satu bal = 100 kotak korek), haleluyah !!

Pemilik kios bernama ibu Maria Anggun, 74 tahun usianya, dia seorang dengan karunia pendoa syafaat. Ibu yang beribadah di sebuah gereja Jl Jendral Sudirman 56 Magelang ini, setiap hari selalu berdoa khusuk kepada Tuhan. Pagi dan malam, 1 – 2 jam dilewati dengan doa syafaat, dilakukan beliau dengan setia. Sering ketika ibadah, ibu ini melihat Tuhan Yesus justru dengan mata terpejam. Kadang Dia berdiri di samping pengkotbah, kadang di depan pengkotbah. “Yesus pakai jubah putih, pakai jilbab putih” katanya. “Tetapi wajah-Nya nggak bisa aku lihat, sebab menyilaukan sekali” lanjutnya.
“Dan biasanya aku nggak bisa ngomong, gemetar, kamitenggengen (terpana )”.

“Aku pernah dilihatin Tuhan Yesus sedang membawa seekor domba putih. Domba itu menatap aku, lucu. Tapi mengenai wajah Yesus hanya cahaya yang nampak. Sering ibu ini berdoa, minta untuk boleh melihat wajah Tuhan Yesus secara jelas.

Nah, ketika peristiwa kebakaran itulah, malam harinya, kira-kira jam 02.00 dini hari, ibu ini berdoa, dan dia melihat Tuhan Yesus. “Aku melihat kayak bintang kecil-kecil dan awan bergumpal-gumpal silih berganti, datang dan pergi. Tuhan Yesus menampakkan diri di sebelah kanan saya, kali ini tidak pakai jilbab. Dia menatap saya dengan posisi agak serong sedikit. Rambut-Nya sebahu, berwarna pirang, kulit kemerahan, mata-Nya biru sekali, hidung-Nya mancung, wajah-Nya cakep sekali, kalau sama yang digambar itu bukan apa-apa, nggak sebanding, Dia cakep sekali, koyo Londo (seperti orang Belanda), tetapi Dia nggak ngomong apa-apa. Dia hanya ngeliatin ke aku”, katanya.

“Tapi anehnya, kali ini aku tidak gemetar, sehingga aku masih bisa ngomong: Terimakasih Tuhan Yesus. Sesudah itu Dia hilang”. Paginya dia dengar kabar, kiosnya tidak terbakar, sampai seseorang bertanya: “Mak, doamu apa to? Kok kios mak nggak terbakar?” Ibu ini tersenyum.

Bagi Anda yang ingin melihat rekaman kebakaran itu, saya dengar pendeta GBI Alfa Omega Magelang (Pak Lukas ?) merekam dengan kamera video dan menyediakan cd-nya. Tetapi, aku,  sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan beliau, tidak pernah beribadah di gerejanya, tidak pernah menjadi jemaatnya, karena tidak sefaham dengan ajarannya, hanya dengar kalau dia merekam kebakaran itu.

Tuhan Yesus memberkati.

One thought on “Sepenggal kisah dari kebakaran pasar kota Magelang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s