Apa untungnya menjadi hamba Yesus?


Ada sebuah ayat yang menurut saya sungguh menarik, dari kitab Yesaya pasal 44 sebagai berikut:

Akulah yang menguatkan perkataan hamba-hamba-Ku dan melaksanakan keputusan-keputusan yang diberitakan utusan-utusan-Ku; (Yesaya 44:26 a).

TUHAN berjanji untuk menguatkan perkataan orang-orang yang diakui-Nya sebagai hamba-Nya dengan “melaksanakan” keputusan-keputusan atau perkataan-perkataan hamba-hamba-Nya itu.

Satu contoh dapat dilihat di ayat berikut:

Kata Petrus kepadanya: “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” Seketika itu juga bangunlah orang itu. (Kisah 9:34).

Petrus adalah hamba Yesus. Ketika rasul ini berkata: “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau,…” maka Yesus benar-benar melaksanakan perkataan Petrus , hamba-Nya itu, dengan seketika menyembuhkan Eneas yang telah delapan tahun terbaring lantaran lumpuh. Ini hanya satu contoh, sementara Kisah Rasul mencatat banyak sekali peristiwa mujizat yang merupakan contoh-contoh lain bagaimana Tuhan menggenapi perkataan-perkataan hamba-hamba-Nya.

Tetapi siapakah hamba-hamba Yesus? Semua orang “Kristen” kah?

Hamba adalah orang yang mengabdi kepada seorang ‘tuan’. Hamba yang benar adalah dia yang melakukan apapun perintah tuan-nya atau majikannya. Yesus adalah hamba Allah, dan Yesus melakukan apapun perintah Allah, yaitu Bapa Yesus Kristus.

Kita adalah hamba Yesus, jika kita melakukan semua perintah Yesus.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanes 15:7).

Taat kepada Firman, hidup di dalam Firman, akan memastikan bahwa kita memiliki hak untuk menerima ‘apapun’ yang kita minta kepada Tuhan.

Ada banyak hal yang dapat kita minta kepada Tuhan, namun alangkah baiknya jika permintaan yang kita ajukan adalah yang sesuai atau seturut kehendak-Nya; barulah itu menjadi sebuah permintaan yang menarik buat Tuhan untuk menggenapinya.

Tetapi apapun permintaan kita, itu tidak akan berarti sama sekali, jika kita tidak diakui-Nya sebagai hamba-Nya. Jadi, pertama dan yang ter-utama, kita perlu hidup menjadi hamba-Nya, yang taat kepada setiap kehendak-Nya, sampai kita benar-benar diakui-Nya sebagai hamba-Nya.

Negeri ini penuh dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah nya. Negeri ini penuh dengan orang-orang ‘sakit jiwa’ , orang-orang yang memerlukan banyak sekali dukungan doa. Belajar menjadi pendoa syafaat bagi banyak orang, akan membuat hidup Anda dan saya menjadi lebih bermakna.

Lalu apa untungnya menjadi hamba Yesus?

“Berbahagialah hamba yang didapati tuannya sedang bekerja ketika tuannya itu datang”.

Nah, ada kebahagiaan yang menantikan hamba-hamba Yesus.

3 thoughts on “Apa untungnya menjadi hamba Yesus?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s