Belajar menyembah Tuhan


Yesus dan perempuan Samaria di sumur Yakub

Yesus Kristus menubuatkan akan adanya penyembah-penyembah yang benar, yang menyembah BAPA dalam Roh dan Kebenaran. Peristiwa itu terjadi di sumur Yakub, ketika Yesus berbincang-bincang dengan seorang perempuan Samaria. Perkataan Yesus Kristus dalam perbincangan tersebut sekaligus merupakan petunjuk tentang bagaimana Umat Perjanjian Baru melakukan penyembahan kepada Bapa Surgawi.

Yohanes 4:19-24

Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.  Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi Engkau katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.”  Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.  Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

 

Doa dan Penyembahan versi Perjanjian Lama.

Daniel berdoa menyembah TUHAN menghadap Yerusalem

Kitab Daniel mencatat bahwa Daniel, orang benar ini, yang pada waktu hidupnya berada dalam pembuangan di Babel, dia tiga kali  sehari berdoa memuji dan menyembah TUHAN dengan menghadapkan diri dan wajahnya ke Yerusalem (Daniel 6:11). Tetapi Umat Perjanjian Baru tidak harus ke Yerusalem, tidak juga harus menghadapkan diri ke arah Yerusalem untuk dapat menyembah TUHAN, sebagaimana disabdakan oleh Tuhan Yesus di atas. Penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan dalam kebenaran.

Penyembahan versi Perjanjian Baru

Bagaimana menyembah dalam Roh? Dan bagaimana pula menyembah dalam kebenaran? Penting bagi kita untuk memposisikan diri dan mengambil bagian dalam hal menyembah dalam Roh dan kebenaran.

Kami memahami jika Anda selama ini mungkin berjemaat di gereja yang dalam ibadahnya kurang memberi penekanan dalam hal penyembahan (adoration), atau bahkan tatacara ibadah (liturgi) yang tidak memberi keluasan untuk setiap jemaat melakukan penyembahan. Tidak apa-apa, kiranya artikel ini boleh melengkapi ibadah Anda yang dapat dilakukan sendiri di rumah Anda, agar setiap hari Anda selalu tenggelam dalam hadirat Allah yang dengan cara itu Anda “meminum” sepuasnya Urapan Allah.

Kita dapat memulai dengan menaikkan nyanyian pujian, pilihlah lagu pujian atau penyembahan yang Anda sangat hafal luar kepala. Nikmati dan resapi setiap baitnya. Ini sangat penting, sebab TUHAN tidak menyukai pujian yang hanya dinyanyikan mulut padahal tidak dengan hati. Pujian dengan suara pas-pasan tetapi sepenuh hati akan jauh lebih dihargai TUHAN daripada dengan suara emas tetapi tidak dengan hati. Mengapa perlu diawali dengan pujian? Karena TUHAN bersemayam di atas pujian umat-Nya (Mazmur 22:4). Mengulang-ulang lagu pujian akan membantu kita “masuk” ke dalam penjiwaan setiap bait pujian. Selama Anda merasa nyaman dan bisa menikmati, ulangi terus pujian tersebut sepenuh hati. Jika Roh Kudus menginspirasikan untuk beralih ke lagu lain, ikuti saja, dan kita nikmati lagu berikutnya itu. Selama pujian, selalu arahkan hati Anda kepada tahta Allah.

Mengarahkan hati ke Bapa Surgawi

Sampai tiba saatnya Anda akan mengalami kedekatan dengan Tuhan, maka percayalah bahwa ketika Anda mengarahkan hati Anda kepada TUHAN, dan mulut serta hati Anda memuji Dia, maka TUHAN akan hadir. Jika Anda masih nyaman menyanyi, teruslah memuji Dia dengan nyanyian, jika Anda tergerak berkata-kata, berkata-katalah kepada Bapa yang sedang hadir di hadapan Anda secara Roh. Anda tidak harus mengucapkan doa panjang-panjang seperti mendoakan negeri, orang miskin, ekonomi maupun masalah Anda, tetapi berbicaralah kepada TUHAN Anda seperti seorang anak berbicara kepada bapaknya.

Ungkapkan isi hati Anda, kerinduan Anda, mungkin Anda akan berkata: “Bapa, aku mengasihi-Mu,… ” atau apapun yang Anda ingin sampaikan. Menulis ini saja, saya ingin menangis,…

Berbicara kepada Bapa dengan segala rasa hormat Anda akan membenamkan Anda larut dalam hadirat-Nya. Lebih baik kalau Anda lakukan penyembahan di kamar tertutup, agar Anda bebas berbagi hati dengan TUHAN, dan tidak canggung juga jika Anda harus terisak-isak karena Urapan. Percayalah bahwa ini bukan soal faktor emosional, tetapi adalah situasi supranatural, pertemuan Anda dengan Bapa di dalam Roh. Anda jangan kaget jika ternyata Anda dapat melakukan penyembahan selama dua atau empat jam.

Menyembah dalam Kebenaran.

Banyak pendoa, bahkan pendoa Senior yang melupakan Sabda Yesus yang teramat penting di sini.

Markus 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

Kami membiasakan diri untuk berdamai dengan semua orang dan tentu saja dengan Allah, oleh karena itu sebelum pujian, sebelum penyembahan, sebelum berdoa, kami mengampuni semua orang dan meminta ampun kepada Bapa Surgawi (untuk dosa-dosa baru yang sengaja/tidak sengaja terjadi), dan kami menerapkan juga dalam kelompok doa di Yogyakarta, sehingga setiap penyembahan kelompok akan begitu cepat mengundang hadirat Allah, dan kami menerima pengurapan luarbiasa.

Ketika kita mengampuni semua orang, maka Bapa di Surga juga mengampuni dosa kita, dan oleh pengampunan itu, kita menjadi orang Benar. Oleh karena itu, maka menyembah di dalam kebenaran dapat diartikan sebagai penyembahan yang dilakukan oleh orang yang sudah dibenarkan lewat pengampunan Bapa. Jadi, jika Anda sulit sekali masuk ke hadirat TUHAN, mungkin saja posisi Anda sedang “bermusuhan” dengan seseorang, dan karena alasan ini maka Bapa tidak berkenan ditemui. Secepatnya Anda melakukan pemberesan sebelum berdoa dan menyembah, yaitu dengan mengampuni semua orang yang mempunyai ganjalan dengan Anda kemudian meminta ampun kepada Bapa (Matius 6:14,15) lalu lakukan penyembahan seperti cara di atas, dan rasakan bagaimana Allah melawat Anda.

Jika setiap hari Anda melakukan penyembahan dalam kebenaran, maka roh Anda akan sehat bahkan kuat, dan kebersamaan Anda dengan TUHAN lewat penyembahan, akan mengubah karakter Anda menjadi seperti karakter TUHAN yang penuh kasih. Karena sebagaimana buah yang dihasilkan ranting disebabkan oleh melekatnya ranting pada pokok pohon, demikian juga Buah Roh Kudus tidaklah dihasilkan oleh usaha atau latihan Anda, melainkan sebagai akibat hubungan karib Anda dengan Yesus Kristus.

Posisi tubuh jasmani

Penyembahan dalam Roh mengutamakan posisi hati, dan bukan posisi tubuh. Selama kita melakukan penyembahan, maka hati kita senantiasa terarah kepada Bapa Surgawi, pikiran kita arahkan kepada-Nya. Oleh karena itu posisi tubuh menjadi tidak terlalu penting.

Kita bisa tersungkur, dapat berlutut, bisa tertunduk ataupun menengadah, bahkan boleh juga sambil jalan-jalan di kamar sambil mengajak Tuhan ngobrol. Anda tidak perlu terintimidasi bahwa ini merupakan cara yang konyol. Itulah sebabnya saya anjurkan berada di kamar tertutup. Akan lebih baik lagi sambil membaca Alkitab, ayat mana saja yang tiba-tiba menarik, saya mungkin akan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, lihat, ini ayat yang luarbiasa, ini ayat yang indah,…” dan biasanya – karena di dalam hadirat Allah – sambil berurai air mata.

Dalam penyembahan ini kita melakukannya dengan segala rasa hormat, sebab kita sedang menyembah Yang Mahakuasa, namun dalam keakraban seperti kedekatan Anda dengan Bapak yang sempurna. Dengan segala rasa hormat dan penundukan diri.

Konsisten dan Kontinu – Kesetiaan

Jika Anda sudah belajar melakukan penyembahan sendiri yang memasuki hadirat Allah, maka yang terpenting selanjutnya adalah mendisiplin diri untuk secara konsisten melakukannya setiap hari. Banyak orang yang ketika lahir baru dan bertobat, mulai menyembah TUHAN dalam Roh, tetapi hanya melakukannya di saat permulaan saja, hanya ketika masih “cinta mula-mula” dan kemudian tidak lagi melakukannya.

Tidak heran kalau kita mendengar adanya hamba-hamba Tuhan yang hebat, dipakai Tuhan secara luar biasa, tetapi kemudian seperti lenyap ditelan bumi. Saya sedang berbicara soal kesetiaan menyembah Tuhan setiap hari. Fenomena tersebut seperti bangsa Israel yang bergirang ketika mereka bisa melepaskan diri dan keluar dari Mesir, akan tetapi sukacita dan semangat mereka lenyap ketika diuji dengan waktu.

Ya. Waktu akan membuktikan seperti apa Anda atau siapa Anda di hadapan Tuhan.

Jika Anda dan saya tetap setia menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran, bukan hanya kemarin dan hari ini, tetapi esok hari, besoknya lagi, besoknya lagi dan terus dan terus,… dengan setia melakukan penyembahan dalam Roh, maka Anda dan saya teruji oleh waktu, maka tibalah saatnya bahwa Tuhan Yesus dapat memberi kepercayaan tertentu kepada Anda. Itu bisa berupa Karunia Roh Kudus tertentu: karunia mujizat, karunia kesembuhan, karunia pengetahuan atau makrifat, karunia nubuat, karunia menafsirkan bahasa Roh maupun yang lain. Tetapi semua itu semata-mata untuk memperluas Kerajaan Allah, untuk menggembalakan jemaat Tuhan dan bukan untuk memuliakan diri kita, dijauhkanlah motivasi kedagingan ini dari saya dan Anda. Tuhan SANGAT menghargai kesetiaan.

Semoga Anda menangkap ini. Tuhan Yesus memberkati.

22 thoughts on “Belajar menyembah Tuhan

  1. terima kasih atas petunjuk .TUHAN YESUS .melalui penulis .yang telah kembalikan saya pada cinta mula-mula pada YESUS, hikmat ALLAH selalu akan memenuhi penulis ini dan menjadi berkat untuk seluruh umat manusia di bumi dan akan menjadikan kebangunan Rohani yg dahsyat di kota-kota Indonesia Haleluya…

  2. sebelumnya perkenalkan saya ezra rianto..
    waktu saya menyembah Tuhan saya begitu merasakan Roh Kudus, dan saya begitu ingin menyembah Dia dalam bahasa Roh, namun kenapa saya tidak mendapatkannya padahal saya sudah meminta pada Roh Kudus.
    apakah anda mungkin bisa memberikan saya nasihat atau apapun supaya saya bisa mendapatkan Bahasa Roh itu?
    karna sy begitu ingin menyembahNya di dalam roh

  3. Shalom,
    Dear Ezra Rianto,…
    Iman diuji dengan kesabaran, dan kesabaran diuji dengan waktu. TUHAN berjanji kepada Abraham untuk memberinya keturunan (Kej 15), lalu Sara, isteri Abraham tidak sabar, dan memberikan Hagar, budaknya, agar dihampiri Abraham, lalu mengandunglah Hagar dan melahirkan Ismael yang merupakan nenek moyang bangsa Arab, dan saat itu umur Abraham 86 tahun (Kej 16). Empat belas tahun kemudian, yakni ketika Abraham genap berumur 100 tahun, mengandunglah Sara, isteri Abraham, melahirkan Ishak, dia lah anak yang dijanjikan TUHAN kepada Abraham.
    Dalam hal ini, iman Abraham untuk soal keturunan, diuji dengan waktu (15 tahun) sampai TUHAN menggenapi janji-Nya.
    Saya dahulu juga tidak instant memperoleh bahasa Roh, tidak cukup satu, dua, tiga kali saya meminta, tetapi dengan tekun saya terus meminta, sampai Tuhan berikan bahasa Roh buat saya.
    Bersabar saja dan terus meminta dengan iman, tidak memaksa Tuhan, namun tetap berharap dan berharap.
    Tuhan Yesus memberkati.
    Salam.

    • Saya habis baca ini lngsung menerapkannya, sampai saya menangis hebat krena memang dlm masalah.. anehnya saya tdk ingin dapat bhs roh, krena saya takut saya akan sombong, tp entah knp waktu saya berdoa menangis itu tiba2 kata hati saya meminta mampu berbahas roh, pdhal saya takut untuk meminta nya..
      Hal itu merupakan dasar keinginan hati saya yg buruk atau baik? Thx

  4. sungguh ngarang2, cara nyembah tuhan ngada2 sendiri menurut nafsunya sendiri2 gak ada sumber kebenarannya yg valid, sungguh benar2 sesat gya nyembah terjun bebas gini, bisa tersungkur, terlentang, guling2, duduk-duduk kyk semedi, sambil brdiri/jalan2, diam2 gak jelas yang penting hatinya? bedakan dong kerja hati dengan kerja jasmani/tubuh! apa sambil meluk pacar lantas ingat yesus itu juga nyembah? ngarang bebas gaya apa ini? dasar agama gak punya sumber acuan yg benar, terjun bebas ngarang2nya jdi sesat.

  5. SESAT, Katanya (gambar orng pakai kaos hitam celana jins hijau toska) adalah gambar salah satu tuntunan cara orang kristen menyembah yesus, akibatnya karena gak punya dasar dan ilmu beribadah menyembah yg benar kpd Tuhan tuhan YME (bukan tuhan tritunggal 3 dalam 1, atau panca tunggal 5 dalam 1) maka dia jadi bingung dan membuat2 cara sendiri krn gak punya tuntunan petunjuk tata cara beribadah /menyembah yang benar dalam agamanya, sikap duduk yg sebenarnya bagaimana bingung n suka2, dibilang posisi berlutut enggak, duduk enggak, sujud enggak, jongkok enggak, berdiri enggak, malah kepala mendongak ke belakang dg mata tertutup ntah kyk apa dan ajaran siapa pula itu, jari tangan terbuka kyk posisi mau yoga atau mau apa yg gak jelas tuntunannya. Carilah petunjuk dan tuntunan menyembah Tuhan YME dg benar dan lurus, bukan pokoknya yg penting hati menyembah, pokoknya ikhlas, pokoknya apalah, bilang gak penting sujudlah, tapi ujug2 nyari2 juga bagaimana sebenarnya tata-cara menyembah Tuhan YME dengan hati dan raga (sujud). Manusia bukan Jin yg cukup pakai hati nyembah tuhan gak pakai tubuh dg kepala dan sikap badan brsujud karena memang jin gaib gak punya tubuh kasar. Hati dan badan/kepala manusia sama pentingnya untuk bersujud kpd Tuhan YME dengan tuntunan dan syariat yg benar, bukan diimprovisasi suka suka diada2.. Keliru super besar itu istlah kl sujud menyembah tuhan ‘ cukup yang penting hati saja’, apa anda makan gak pake mulut yang penting hati kenyang? giliran makan bawa raga pakai mulut lengkap nasi dan lauk-pauk, giliran nyembah tuhan cuma pakai hati gak pakai kepala/sujud benaran, gak Adil banget bersikap kyk gtu.

    • Tuhan Bukan lihat pakain, tapi hati, Tuhan bukan melihat bagian luar tetapi bagian dalam percuma klau pakain bagus untuk beribdah tetapi hanya kesengan saja itu bukan mau ibadah tapi mau pamer

  6. terutama aku mau ngucap terpujilah nama mu tuhan ?
    aku udah mengalami jerwat 3 tahun tpi aku salalu ber,doa kepada tuhan setiap hari…
    Tapi doa ku blum ter,kabul kan apa mungikin persembahan ku blum benar itu per,tayaan ku..?

    Semoga TUHAN memberi ku ke sembuhan amim,,,,,,?

  7. Puji Tuhan
    Lewat artikel ini Saya bisa belajar untuk lebih lagi Menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran
    Tuhan Yesus Memberkati buat yg posting

  8. Sungguh Luar biasa.. Saya sangat diberkati.. Hati saya tersentuh ketika membacanya.. Bnyak hal yang dibukakan buat saya, tentang Penyembahan dan hal berdoa, Terima kasih untuk berkatnya.. Tuhan Yesus memberkati.. Tuhan Yesus memakai anda semakin Luar biasa dan menjadi berkat buat orang lain.. Salam..

  9. Puji Tuhan trimakasih buat arahannya. Z merasa di kuatkan lgi dan bersemangat kembali dgn Tuhan. Krna akhir2 ini z sadar klu z sudah mulai mundur dri penyembahan kepada Tuhan.
    Tuhan Yesus Memberkati saudara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s