Belajar merasakan dorongan Roh Kudus


Bp. Gideon Agusswt

Bisakah kita tidur nyenyak sementara saudara ataupun saudari kita berada dalam antrian menuju neraka ?. Bisakah kita tinggal diam sementara kawan – kawan kita tanpa mereka sadari mereka berada dalam perangkap iblis dan kawan-kawannya ? Apa peran yang sudah kita lakukan bagi mereka ?

Iblis menawarkan kekayaan yang begitu menggiurkan, iblis menjajakan permainan dengan berbagai aktifitas mulai dari perjudian, narkoba, dugem bahkan kupu-kupu malam. Iblis begitu pakar dalam memperdaya korbannya. Bahkan Alkitab mencatat bahwa iblis menyamar sebagai malaikat terang. Pada mulanya sepertinya begitu tersamar. ” Saya hanya menolong ” hal biasa yang terucap ketika iblis menawarkan jasanya.

Ucapan iblis yang lembut bukanlah tidak berbahaya melainkan sangat harus diwaspadai, karena itulah jerat yang begitu kuat. Jerat yang tidak mudah untuk melepaskannya. Contoh sederhana,.. jerat dalam bentuk minuman keras, dalam bentuk narkoba, dalam bentuk rokok, dalam bentuk keinginan daging, dalam bentuk WIL/PIL.

Siapakah yang diselamatkan ?

Seharusnya kita bersama-sama menjawab : SAYA pribadi yang diselamatkan beserta dengan semua saudara/saudari yang mau.

Saudara,…

Mungkin telah sekian lama kita menjadi orang yang beragama Kristen. Atau bisa jadi baru beberapa hari yang lalu, bahkan belum menjadi orang yang beragama Kristen. Satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa agama Kristen bukanlah jaminan bahwa pasti akan sampai ke sorga. Mengapa demikian ?.. Mari kita renungkan dengan hati yang paling dalam. Terus renungkan tanpa syak wasangka, kalau perlu tutup mata sejenak untuk membayangkan orang-orang yang mengaku sebagai orang Kristen yang masih tega melukai hati Tuhan, yang masih membuat Tuhan menangis, yang masih terus menerus berbuat dosa. Renungkan saudara/saudari kita yang menjadi penghuni lembaga pemasyarakatan. Sedikit lagi renungkan dengan hati yang bersih.

Kalau saudara mau menyisihkan waktu untuk memastikan benarkah yang saya sampaikan di atas, mari buka Alkitab. Jangan lupa berdoa terlebih dahulu minta tuntunan Roh Kudus. Buka Galatia 5:19-21,.. baca berulang kali dan telaah apa maksud firman Tuhan. Setelah itu lanjutkan dengan 1 Korintus 6:9-10,.. juga dibaca berulang kali perlahan-lahan saja,.. renungkan dengan hati yang bijak. Setelah itu lanjutkan dengan Efesus 5:5,.. camkan baik-baik apa kata firman Tuhan. Langkah selanjutnya silahkan baca Wahyu 21:8,.. renungkan baik-baik dan sebagai acuan mengapa kita mempercayai injil adalah sikap dan pandangan Paulus yang tertera dalam Galatia 1:11,.. ternyata Injil yang kita baca bukanlah injil manusia, tetapi Injil Kerajaan sorga. Bahkan dalam Roma 1:16-17 jelas-jelas dikatakan bahwa Injil inilah yang menyelamatkan bagi orang yang percaya.

Muncul pertanyaan baru,.. bukankah orang Kristen mempercayai Injil ?,.. Mengapa agama Kristen tidak identik dengan jaminan masuk sorga ?. Ilustrasinya sebagai berikut: Saat orang haus, dia percaya bahwa segelas air putih bisa menghilangkan rasa hausnya. Tetapi akankah hilang rasa hausnya kalau hanya sekedar percaya tanpa mau meraih gelas yang berisi air itu dan meminumnya. Percaya firman Tuhan itu baik,..tetapi apa artinya kalau tidak menjadi pelaku firman Tuhan ?.

Adakah orang Kristen yang menjadi pelaku seperti apa yang terbaca pada ayat-ayat yang tertera diatas ?.

Sangat berbeda ketika kita hidup di dalam Tuhan, hidup berdasarkan firman Tuhan. Paulus memiliki sikap yang layak di contoh, dimana sekalipun Paulus hidup, bukan diri Paulus lagi yang hidup, melainkan Kristus yang hidup dalam dirinya. Mungkinkah ketika Tuhan hidup dalam pribadi seseorang, sanggup berbuat dosa ?.

Mau masuk sorga ?,.. jangan hanya sekedar menjadi orang yang beragama Kristen,.. tetapi lakukan firman Tuhan, hiduplah di dalam Tuhan, sadari hal ini terus menerus dan jangan pernah lupakan. Maka dosa tidak lagi menguasai saudara,.. dan kerajaan sorga di depan mata. Mari berlomba,.. sekarang juga.

Tuhan Yesus memberkati.

One thought on “Belajar merasakan dorongan Roh Kudus

  1. Lha kalo memikirkan begitu terus dimana damai sejahtera kita karena pasti kita akan hanyut dengan pikiran pikiran itu?
    Apalagi kalau memang Tuhan tidak berkenan mengapa kita mesti memikirkan ? berapa banyak umat Tuhan yg Tuhan musnahkan sendiri pada jaman Nuh,
    Jaman Musa, Sodom dan Gomora, yg tanpa ampun anak kecil remaja pemuda pemudi yang tua, Tuhan ijinkan dimusnahkan ?
    Gak usah stress pak, ikuti saja kata Roh kudus, makanya kita harus peka dengan suara Roh Kudus, jika kita disuruh menginjili seseorang ya kita ikuti perintahNya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s