Dosa yang tidak disengaja


.

Seseorang dapat melakukan dosa yang tidak disengaja. Dosa seperti ini dapat dilakukan karena dua alasan: pertama, dia tidak sadar kalau perbuatan itu merupakan suatu perbuatan yang dilarang oleh Tuhan, misalnya membuat tatoo di kulit tubuh kita, kedua, dosa itu dilakukan dalam sebuah situasi yang tidak terduga sebelumnya, misalnya dalam sebuah kecelakaan lalu-lintas. Lalu, apakah perbuatan dosa yang tidak disengaja itu juga termasuk dosa? Apa kata Taurat tentang hal ini? Sebab jika dosa tidak diampuni maka ketika seseorang meninggal, maka dia masih membawa hutang dosa.

.
Di bagian akhir artikel ini akan kami lampirkan contoh-contoh dosa yang tidak disengaja berdasarkan referensi ayat Alkitab, khususnya kitab Taurat Musa.
.
Imamat 5:17-19
17 Jikalau seseorang berbuat dosa dengan melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN tanpa mengetahuinya, maka ia bersalah dan harus menanggung kesalahannya sendiri.
18 Haruslah ia membawa kepada imam seekor domba jantan yang tidak bercela dari kambing domba, yang sudah dinilai, sebagai korban penebus salah. Imam itu haruslah mengadakan pendamaian bagi orang itu karena perbuatan yang tidak disengajanya dan yang tidak diketahuinya itu, sehingga ia menerima pengampunan.
19 Itulah korban penebus salah; orang itu sungguh bersalah terhadap TUHAN.”
.
Bilangan 15:22-29
22 “Apabila kamu dengan tidak sengaja melalaikan salah satu dari segala perintah ini, yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa,
23 yakni dari segala yang diperintahkan TUHAN kepadamu dengan perantaraan Musa, mulai dari hari TUHAN memberikan perintah-perintah-Nya dan seterusnya turun-temurun,
24 dan apabila hal itu diperbuat di luar pengetahuan umat ini, tidak dengan sengaja, maka haruslah segenap umat mengolah seekor lembu jantan muda sebagai korban bakaran menjadi bau yang menyenangkan bagi TUHAN, serta dengan korban sajiannya dan korban curahannya, sesuai dengan peraturan; juga seekor kambing jantan sebagai korban penghapus dosa.
25 Maka haruslah imam mengadakan pendamaian bagi segenap umat Israel, sehingga mereka beroleh pengampunan, sebab hal itu terjadi tidak dengan sengaja, dan karena mereka telah membawa persembahan-persembahan mereka sebagai korban api-apian bagi TUHAN, juga korban
penghapus dosa mereka di hadapan TUHAN, karena hal yang tidak disengaja itu.
26 Segenap umat Israel akan beroleh pengampunan, juga orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu, karena hal itu dilakukan oleh seluruh bangsa itu dengan tidak sengaja.
27 Apabila satu orang saja berbuat dosa dengan tidak sengaja, maka haruslah ia mempersembahkan kambing betina berumur setahun sebagai korban penghapus dosa;
28 dan imam haruslah mengadakan pendamaian di hadapan TUHAN bagi orang yang dengan tidak sengaja berbuat dosa itu, sehingga orang itu beroleh pengampunan karena telah diadakan pendamaian baginya.
29 Baik bagi orang Israel asli maupun bagi orang asing yang tinggal di tengah-tengah kamu, satu hukum saja berlaku bagi mereka berkenaan dengan orang yang berbuat dosa dengan tidak sengaja.
.
Keluaran 21:12,13
12 “Siapa yang memukul seseorang, sehingga mati, pastilah ia dihukum mati.
13 Tetapi jika pembunuhan itu tidak disengaja, melainkan tangannya ditentukan Allah melakukan itu, maka Aku akan menunjukkan bagimu suatu tempat, ke mana ia dapat lari…
.
Untuk kasus pembunuhan yang tidak sengaja, kemana pembunuh itu harus berlindung dari penuntut darah, semua itu diatur di kitab Bilangan pasal 35. TUHAN menetapkan 6 kota perlindungan bagi pembunuh. Setelah diadili, jika memang ia tidak terbukti melakukan pembunuhan yang disengaja, artinya bahwa ia memang tidak sengaja melakukan pembunuhan itu, maka pembunuh itu harus tetap tinggal di kota perlindungan hingga matinya imam besar, tetapi kalau ia terbukti melakukan pembunuhan yang disengaja, maka ia pasti dibunuh mati.
.
Namun dari ayat-ayat di atas dapatlah diketahui bahwa walaupun sebuah dosa dilakukan secara tidak sadar ataupun jika dilakukan tanpa sengaja, maka hal itu tetaplah diperhitungkan sebagai sebuah dosa.
.
Lebih jauh kitab Imamat mengatur cara-cara membereskan dosa-dosa yang tidak disengaja maupun yang tidak disadari, antara lain: pertama-tama ia harus mengakui perbuatan dosanya (Imamat 5:5), kedua, ia harus mempersembahkan korban penebus salah (Imamat 5:6) dan korban bakaran (Imamat 5:7) dst.
.
Itulah peraturan tentang dosa yang tidak disengaja maupun yang tidak disadari versi Perjanjian Lama.
.
Tuhan Yesus bersabda bahwa Dia tidak membatalkan hukum Taurat melainkan menggenapinya, maka Dia sendiri yang sudah menjadi korban Penebus Salah, korban Pendamaian, bahkan “Korban Bakaran” melalui Baptisan Api yang sudah dijalani-Nya. Mudah-mudahan semua gereja mulai menyadari hakikat ini. Bahwa bagaimanapun, setiap dosa yang dilakukan, maka dosa itu harus diakui, karena menyembunyikan suatu dosa akan sangat merugikan diri sendiri, karena Tuhan Maha tahu. Lalu percayai bahwa Tuhan Yesus sudah melengkapi semua korban pendamaian, dan dengan iman bersyukur kepada Tuhan Yesus yang telah memberikan diri-Nya sebagai korban pendamaian, sebagai korban penebus salah, sebagai korban penebus dosa.
.
Referensi:
.
Ayat untuk dosa yang tidak disadari:
Janganlah kamu menggoresi tubuhmu karena orang mati dan janganlah merajah tanda-tanda pada kulitmu; Akulah TUHAN. (Imamat 19:28)
.
Kita memang dapat berdalih dengan cara apapun untuk membolehkan pembuatan tatoo, namun lebih baik kita sadari bahwa apa yang benar menurut TUHAN itulah yang seharusnya kita anut. Tetapi jika hal itu sudah terjadi maka kesempatan kita hanya meminta ampun, dan bukan beralasan untuk membenarkan diri sendiri.
.
Imamat 3:16,17
16 Imam harus membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai santapan berupa korban api-apian menjadi bau yang menyenangkan. Segala lemak adalah kepunyaan TUHAN.
17 Inilah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu: janganlah sekali-kali kamu makan lemak dan darah.”
.
Kisah Rasul 15:29
29 kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat.”
.
Banyak orang tidak menyadari bahwa lemak dan darah dilarang untuk dikonsumsi. Tentu saja, kitapun dapat mengemukakan 1001 keberatan untuk menentang ayat-ayat ini, namun terserah kita, apakah mau mentaati Firman Tuhan (dengan segala berkat yang akan mengikuti kita) ataukah kita akan menentang Firman Tuhan (dengan segala kutuk yang akan mengejar kita).
.
Ayat untuk dosa yang tidak disengaja:
.
Bilangan 35:22-25
22 Tetapi jika ia sekonyong-konyong menumbuk orang itu dengan tidak ada perasaan permusuhan, atau dengan tidak sengaja melemparkan sesuatu benda kepadanya,
23 atau dengan kurang ingat menjatuhkan kepada orang itu sesuatu batu yang mungkin menyebabkan matinya seseorang, sehingga orang itu mati, sedangkan dia tidak merasa bermusuh dengan orang itu dan juga tidak mengikhtiarkan celakanya,
24 maka haruslah rapat umat mengadili antara orang yang membunuh itu dan penuntut darah, menurut hukum-hukum ini,
25 dan haruslah rapat umat membebaskan pembunuh dari tangan penuntut darah, dan haruslah rapat umat mengembalikan dia ke kota perlindungan, ke tempat ia telah melarikan diri; di situlah ia harus tinggal sampai matinya imam besar yang telah diurapi dengan minyak yang kudus.
.
TANGGAPAN-TANGGAPAN

Dikutip dari Sabdaspace, penulis sebagai “Mujizat” atau “Muji”  saja dengan judul artikel sedikit berbeda.

PlainBread

Tidak membunuh = dosa

Ada beberapa pelanggaran taurat yang hukumannya mesti dibunuh. Dan yang membunuh adalah manusia lainnya.

Bagaimana jika kita tidak membunuh orang2 yang melakukan pelanggaran tersebut? Apakah kita juga sebaiknya minta ampun karena tidak melaksanakan eksekusi tersebut, karena itu artinya kita juga turut melanggar Taurat?

Mujizat

@PlainBread perlunya selami pikiran Kristus, saya rasa,…

PlainBread:

Ada beberapa pelanggaran taurat yang hukumannya mesti dibunuh. Dan yang membunuh adalah manusia lainnya.

Bagaimana jika kita tidak membunuh orang2 yang melakukan pelanggaran tersebut? Apakah kita juga sebaiknya minta ampun karena tidak melaksanakan eksekusi tersebut, karena itu artinya kita juga turut melanggar Taurat?

Muji:

Ya, … itulah masalahnya.

Pernah terbersit dalam pikiran Muji, bagaimana dengan orang2 Israel zaman PL atau saat ini yang masih anut agama Yahudi (baca = Taurat follower) dgn patuh. Banyak pelanggaran yang diganjar hukuman mati: memukul orangtuanya sendiri, mengutuki ortu sendiri dll dan jemaah (umat) yang harus melakukan eksekusi, atau kalau tidak, maka umat dianggap berdosa juga.

Kalau Muji pikir, apakah dengan hukuman mati itu juga menebus semua dosa lainnya juga pada diri si terpidana tersebut? Kalau tidak, berarti dengan sebuah kesalahan saja, seseorang bisa dipastikan masuk neraka pada akhirnya,…

Muji sepertinya pernah baca koment Anda, sdr PlainBread, bahwa orang2 seperti kelompok Al Qaeda dan FPI sepertinya lebih condong penerus Taurat,…

Tetapi yang lebih menarik, tentu saja, adalah pikiran Yesus Kristus. Taruhlah contoh di Yohanes 8 tentang wanita yang ketangkep berzina, yang menurut Taurat hendaklah jemaah merajam wanita pendosa itu, namun kenyataannya Yesus justru menolong wanita malang itu, karena Yesus lah yang kelak akan menanggung hukuman mati pembuat dosa yang setimpal dengan hukuman mati, ketika orang tersebut menggantungkan sepenuhnya keselamatannya pada Yesus. Dalam contoh tersebut, memang hanya Yesus yang terbukti telah menyelamatkan wanita itu.

Paradigma Kristus inilah yang saya rasa PERLU lebih banyak mendapat perhatian, sehingga orang Kristen lebih menyadari Era Anugerah dalam Perjanjian Baru ini. Mengapa Yesus sepertinya melecehkan Taurat, padahal sebenarnya Juru Selamat manusia ini lah yang menggenapi hukuman pembuat dosa, termasuk di antaranya dosa yang ganjarannya setimpal dengan hukuman mati.

Jika kita dianggap berdosa karena tidak lakukan Taurat – dalam hal menghukum terpidana mati – maka kita sudah memiliki penanggung hukuman mati itu: Yesus Kristus.  Tentu saja niat kita bukan untuk melanggar Taurat dalam hal itu, namun rasa belas kasihan yang lebih mendorong kita mencegah eksekusi tersebut.

Tuhan Yesus memberkati.

PlainBread

@Muji Taurat dan Anugerah

Benar Muji. Pelanggaran akan semakin banyak karena jumlah hukumnya yang 600 lebih itu. Dan bukankah Yakobus menulis bahwa pelanggaran satu adalah pelanggaran seluruhnya?

Jadi menurut saya, kalau ada orang melanggar 1 hukum saja yang dilakukan selama 1 menit di 1 hari, sementara ada orang lain yang melanggar 600 lebih hukum yang dilakukan setiap hari seumur hidup, kedua orang tersebut sama2 bersalah.

Iya, saya pernah tentang berkomentar FPI dan taurat. Saya tidak akan segan2 dan bosan2 menghantam pemikiran orang kristen lain mengenai anugerah. Bukan apa2, karena saya menyadari arti anugerah itu. Kita sering terjebak ke dalam “harus ini, harus itu”. Padahal tindakan dan perbuatan dan ketaatan kita menurut saya adalah buah.

Kalo pohon/bijinya saja belum ditanam atau belum tumbuh, kenapa orang dituntut untuk memberikan buah?

Kalo iman dan anugerahnya saja tidak/belum dialami seseorang, kenapa orang tersebut dituntut untuk harus ini dan harus itu? Bukankah itu membuat kita kembali tunduk di bawah hukum Taurat?

Terima kasih atas responsnya. Saya tidak/belum merespons alinea kedua pada komentar anda yang berbicara soal menebus dosa dan neraka, karena membuat saya merenung dan menimbulkan pertanyaan2 baru.

Mujizat

@PlainBread biji, benih, pohon, ranting, buah,…

PlainBread:

Kita sering terjebak ke dalam “harus ini, harus itu”. Padahal tindakan dan perbuatan dan ketaatan kita menurut saya adalah buah.

Muji:

Genius. Sempurna. Jika buah itu ada, maka perbuatan dan ketaatan otomatis akan dihasilkan tanpa terintimidasi hukuman or kewajiban. Nature nya akan begitu.

PlainBread

Kalo pohon/bijinya saja belum ditanam atau belum tumbuh, kenapa orang dituntut untuk memberikan buah?

Kalo iman dan anugerahnya saja tidak/belum dialami seseorang, kenapa orang tersebut dituntut untuk harus ini dan harus itu? Bukankah itu membuat kita kembali tunduk di bawah hukum Taurat?

Muji:

Fair. In this case, benih = Firman Allah (Lukas 8:11). Benih bisa tumbuh sempurna menjadi pohon bila tertanam di tanah subur, konteksnya adalah untuk orang yang sesudah mendengar Firman lalu menyimpannya di hati (Lukas 8:15) dan mendisiplin diri mengacu Firman untuk arahkan perbuatan. Kegagalan Kristen hasilkan buah, Muji rasa karena memperlakukan Firman sebagai “masuk telinga kiri keluar lewat telinga kanan” atau semacam wacana saja.

Orang sering sebut : buah pertobatan, buah roh dan buah pelayanan. Dan buah-buah itu sebagai hasil keintiman, atau kedekatan dengan Yesus dan Firman, yang Muji rasa lebih diperjelas oleh Yesus bahwa umat-Nya ibarat Ranting dan Dia selaku pokok anggur. Kedekatan / keintiman dengan Yesus dibuktikan dengan mengasihi-Nya, realisasinya adalah melakukan perintah-Nya (Yoh 14:23) yang berarti lakukan perintah Bapa juga.

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5)

Jadi, orang yang anggap bahwa buah2 itu dihasilkan dari latihan atau usaha sendiri – Muji setuju sekali dengan Anda – maka orang itu masih anut torah atau kembali ke torah, dan sebenarnya belum sadari makna Anugerah. Yang seperti inilah, Muji rasa, yang lebih mudah jatuh bangun.

Thanks,

Tuhan Yesus memberkati.

Tony Paulo

sudah selesai

Muji :

Paradigma Kristus inilah yang saya rasa PERLU lebih banyak mendapat perhatian, sehingga orang Kristen lebih menyadari Era Anugerah dalam Perjanjian Baru ini. Mengapa Yesus sepertinya melecehkan Taurat, padahal sebenarnya Juru Selamat manusia ini lah yang menggenapi hukuman pembuat dosa, termasuk di antaranya dosa yang ganjarannya setimpal dengan hukuman mati.

tony:

saya suka bagian ini pak Muji

Joh 19:30  Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.”Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

sudah lunas, sudah dijamin, sudah tersedia solusi, sudah tersedia….

salam

Mujizat

@Tony Paulo,… Yesaya 53 ayat 1 sering kelewatan,…

tony:

saya suka bagian ini pak Muji

Joh 19:30  Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.”Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

sudah lunas, sudah dijamin, sudah tersedia solusi, sudah tersedia….

salam

Muji:

Tepat sekali. Di zaman anugerah ini, semua sarana keselamatan jiwa sudah tersedia dengan melimpah.

Sudah lunas (hutang dosa yaitu hukuman), sudah dijamin (kemenangan lawan iblis n konco-konco nya), sudah tersedia solusi (kelemahan, cacat, kelainan, homosex,…), sudah tersedia …

Namun sepertinya masih ada bertebaran kerikil-kerikil tajam yang menyebabkan umat belum pahami makna pengorbanan Yesus yang sebenarnya sudah selesaikan semuanya,… dan ada selubung di sana-sini yang menyebabkan umat masih gagal keluar dari jerat torah, sehingga sarana yang melimpah itu dibiarkan teronggok di surga dan baru sedikit yang mengambilnya dengan iman,…

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
Tangan Tuhan, kuasa Tuhan, kesembuhan yang dari Tuhan, mujizat-Nya, solusi-Nya,… semua itu akan dinyatakan kepada “yang percaya kepada berita yang kami dengar”
Salam,

Teograce

@ muji

alo muji.. saya mo tanya nih.. ga ngerti.. haha…

Imamat 5:17-19

17 Jikalau seseorang berbuat dosa dengan melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN tanpa mengetahuinya, maka ia bersalah dan harus menanggung kesalahannya sendiri.

18 Haruslah ia membawa kepada imam seekor domba jantan yang tidak bercela dari kambing domba, yang sudah dinilai, sebagai korban penebus salah. Imam itu haruslah mengadakan pendamaian bagi orang itu karena perbuatan yang tidak disengajanya dan yang tidak diketahuinya itu, sehingga ia menerima pengampunan.

19 Itulah korban penebus salah; orang itu sungguh bersalah terhadap TUHAN.”

saya bingung nih sama ayat ini. ayat 17 jelas, tapi pas 18 n 19 bingung. gimana mungkin orang yang berbuat dosa dan tidak mengetahuinya bisa membawa domba jantan bla bla bla…? kan orang itu ga tau. membawa domba kepada imam itu kan untuk menerima pengampunan. orang yang ga tau mana mungkin merasa salah….? konteksnya gimana sih? maklum lah yah, saya ini agak lemot.. hehe…

Mujizat

Teograce:
Imamat 5:18,19
18 Haruslah ia membawa kepada imam seekor domba jantan yang tidak bercela dari kambing domba, yang sudah dinilai, sebagai korban penebus salah. Imam itu haruslah mengadakan pendamaian bagi orang itu karena perbuatan yang tidak disengajanya dan yang tidak diketahuinya itu, sehingga ia menerima pengampunan.
19 Itulah korban penebus salah; orang itu sungguh bersalah terhadap TUHAN.”
saya bingung nih sama ayat ini. ayat 17 jelas, tapi pas 18 n 19 bingung. gimana mungkin orang yang berbuat dosa dan tidak mengetahuinya bisa membawa domba jantan bla bla bla…? kan orang itu ga tau. membawa domba kepada imam itu kan untuk menerima pengampunan. orang yang ga tau mana mungkin merasa salah….? konteksnya gimana sih? maklum lah yah, saya ini agak lemot.. hehe…
Muji:
Shalom.
Sepertinya kalimat-kalimat di pasal 5 Imamat memang tidak terlalu jelas, namun coba kalau kita bandingkan di pasal sebelumnya, misalnya di
Imamat 4:27,28
27 Jikalau yang berbuat dosa dengan tak sengaja itu seorang dari rakyat jelata, dan ia melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN, sehingga ia bersalah,
28 maka jikalau dosa yang telah diperbuatnya itu diberitahukan kepadanya, haruslah ia membawa sebagai persembahannya karena dosa yang telah diperbuatnya itu seekor kambing betina yang tidak bercela.
Ya,… dosa yang dilakukan tidak sengaja lantaran dia tidak tahu kalau perbuatannya itu merupakan dosa. Dari pasal 4 tersebut khususnya di ayat 28 cukup jelas bahwa “pada akhirnya” ketika seseorang memberitahu dia bahwa yang dilakukannya itu merupakan dosa, maka dia lakukanlah itu pemberesan dosa.
Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

One thought on “Dosa yang tidak disengaja

  1. Seseorang sering mengatakan ketika berdoa bunyinya “maafkanlah dosa-dosa kami yang tidak sengaja maupun yang sengaja TUHAN”
    Maksud tidak sengaja itu apa ya??
    tolong berikan contoh nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s