Menjadi ranting Yesus


[English Version, CLICK Here]

Ranting Anggur, harus menempel pada pokoknya untuk tetap hidup

Yesus Kristus menggambarkan hubungan-Nya dengan umat-Nya bagaikan pokok anggur dengan rantingnya. Ini berbicara lebih dari sekedar kedekatan, tetapi juga soal ketergantungan. Pokok anggur memiliki akar yang langsung menghunjam ke tanah, yang dari tanah itu diserapnya segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik pokok anggurnya ataupun semua ranting2nya, sedangkan ranting tidak memiliki akar, sehingga jika ranting anggur terlepas dari pokoknya, ranting itu akan terhenti memperoleh asupan sari2 makanan, kemudian layu, mengering dan mati.

Sebagai pokok anggur, Yesus nempel, melekat dan menyatu dengan Bapak-Nya, yaitu Allah Bapa, dimana Yesus ibarat pokok anggur dengan akarnya, dan Bapa sebagai bumi yang menyediakan zat kehidupan buat Yesus. Tidak salah bila Yesus berkata: “Aku dan Bapa adalah Satu”  dan Anak Allah ini juga berkata: “Bapa lebih besar dari pada Aku”. Kehidupan Yesus, daya hidup –Nya semuanya didapat dari Bapa, dan sejalan dengan itu, maka karakter Yesus juga identik dengan sifat Bapak-Nya. Ketika Yesus menghadapi perempuan yang kedapatan berzinah dan hampir dilempari batu oleh orang banyak, Yesus tampil dengan tabiat Bapak-Nya, yang tidak menyukai kebinasaan orang berdosa, melainkan pertobatannya. Karakter Allah Bapa yang penuh welas asih ini juga yang dipunyai Yesus Kristus, sebagai hasil dari kemanunggalan-Nya dengan Allah Bapa. Untuk mempertahankan kesatuan itu maka Yesus selalu meluangkan waktu untuk menyendiri dengan Bapak-Nya, terkadang semalam-malaman Ia berdoa, hanya untuk mengalami kedekatan dan kesatuan dengan Bapak-Nya. Oleh karena itu, Yesus tidak kekurangan “sari makanan” yang memampukan-Nya melayani orang dengan Kuasa Allah yang maha dahsyat.

Kalau Yesus mengajarkan, bahwa umat-Nya merupakan ranting, jadi bukan sebagai pohon atau tanaman yang terpisah, maka hal ini sekaligus mengajari kita bahwa tidak mungkin seseorang manusia yang pernah berbuat dosa, bisa berhubungan langsung dengan Allah Bapa, melainkan harus melalui seorang perantara, yaitu pokok anggur yang benar, Dia adalah Yesus Kristus, dan sebagaimana sebuah ranting tidak sekedar menempel untuk sesaat kepada pokok pohon kemudian memisahkan diri, melainkan harus terus menempel dan menyatu dengan pokoknya sepanjang hidupnya, maka begitu juga setiap orang Kristen harus menyatu dengan Yesus ,sepanjang hidupnya juga.

Dan sebagaimana ranting anggur mengalami aliran2 sari makanan dari pokok anggur secara kontinu, bukan hanya seminggu sekali, maka kita pun perlu secara kontinu menerima aliran2 untuk kehidupan roh kita, agar kita tetap memiliki kuasa untuk mempertahankan kehidupan roh kita, setiap hari, bahkan setiap jam, setiap menit, setiap detik.

Bagaimana kita bisa tahu, apakah kita sedang menempel pada Yesus, ataukah sebenarnya kita sedang mengalami keterpisahan dengan Dia?

Hal itu dapat dengan mudah dikenali dengan buah roh yang sedang kita hasilkan, suasana hati yang sedang kita rasakan.

Surat Galati 5:22,23 sudah menjelaskan soal buah roh itu, yakni: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Nah, saudara,…

Silahkan ambil waktu buat merenung sejenak, untuk melihat bagian dalam cawan Anda, yaitu hati Anda. Bila rasa damai sejahtera itu ada, maka Anda memiliki buah itu. Bayangkan juga seseorang tiba2 menyerang Anda dengan sebuah fitnah, padahal Anda yakin tidak bersalah, dan Anda tetap tenang, tidak mengalami panas hati, melainkan dengan sabar menanggapi orang itu, maka buah kesabaran dan pengendalian diri itu ada. Jika hati Anda bersukacita karena mengingat segala kebaikan Tuhan, maka satu lagi buah roh yang anda miliki, yaitu sukacita (karena Tuhan) dan seterusnya.

Kemampuan ranting menghasilkan buah bukanlah didapat dari kerja kerasnya sendiri, melainkan sebagai akibat dari persekutuannya dengan pokok pohon – yang dari padanya diperoleh sari makanan itu – . Hal serupa jugalah yang terjadi, bahwa buah roh yang kita hasilkan bukanlah hasil usaha kita sendiri, melainkan sebagai akibat dari persekutuan kita dengan Yesus Kristus. Kemampuan menghasilkan buah roh akan secara otomatis ada, jika kita penuh Roh Kudus.

“Bukan dengan kekuatan dan keperkasaan, melainkan dengan Roh-Ku”, kata Tuhan.

Yesus berkata bahwa hanya orang yang melakukan kehendak Bapa-Nya saja yang boleh masuk ke sorga, tetapi siapakah orang yang mampu melakukan Kehendak Allah Bapa?

“Kamu akan menerima Kuasa (juga untuk taat Firman) bila Roh Kudus turun atasmu”.

Akhirnya,…

Mengambil komitmen untuk menyediakan waktu khusus buat Tuhan, setiap hari, entahkah dilakukan 1 jam perhari atau lebih, adalah lebih baik daripada nongkrong di depan TV berjam-jam. Menggenapi nubuatan Yesus, untuk menjadi penyembah-penyembah yang benar, yang menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran, akan lebih baik, dengan belajar mengarahkan hati, pikiran dan konsentrasi kepada Allah Bapa dan Tuhan Yesus, sambil membayangkan Roh Kudus di samping Anda, sebab Roh Kudus inilah penolong Anda yang siap sedia menjadi guru terbaik Anda, bahkan ketika Anda kebingungan tentang bagaimana menyembah Tuhan dengan benar, maka Roh Kudus siap sedia mendengarkan keluhan Anda.

Roh Kudus adalah Pribadi yang mempunyai telinga dengan kemampuan ganda, Dia bisa mendengar suara vocal Anda , tetapi juga bisa mendengar jeritan hati Anda yang terungkap dengan tetesan air mata. Menggunakan fasilitas sorgawi ini dengan baik akan memastikan kita memperoleh kemenangan dan mencapai garis akhir.

Tuhan Yesus memberkati.

Referensi:

Yoh 10:30 “Aku dan Bapa adalah satu.

Yoh 14:28 “…karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.”

Gal 5:22,23 “…22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 kelemahlembutan, penguasaan diri.

Zakharia 4:6 “ Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.”

Yoh 1:12 “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kisah 1:8  “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Catatan:

Artikel ini sudah lama kami publikasikan di Sabdaspace, dan dari beberapa komentar yang masuk, kami pindahkan ke blog ini. Dalam diskusi berikut, kami memakai username Mujizat atau Muji saja.

Mungkin ada sedikit modifikasi, namun tidak mengubah isi. Kami sertakan link untuk setiap respons tersebut, agar pembaca dapat melakukan check dan re-check. Tuhan Yesus memberkati.

TANGGAPAN-TANGGAPAN

@mujizat trimakasih blog anda memberkati saya

Billy Chien

M:Silahkan ambil waktu buat merenung sejenak, untuk melihat bagian dalam cawan Anda, yaitu hati Anda. Bila rasa damai sejahtera itu ada, maka Anda memiliki buah itu. Bayangkan jugaseseorang tiba2 menyerang Anda dengan sebuah fitnah, padahal Anda yakin tidak bersalah, dan Anda tetap tenang, tidak mengalami panas hati, melainkan dengan sabar menanggapi orang itu, maka buah kesabaran dan pengendalian diri itu ada. Jika hati Anda bersukacita karena mengingat segala kebaikan Tuhan, maka satu lagi buah roh yang anda miliki, yaitu sukacita (karena Tuhan) dan seterusnya.

B:Brow, saya menjadi pengikut Yesus sejak dari bayi dan merasakan pertobatan dan lahir baru, tetapi namanya juga masih mansia yang masih terdapat kedagingan seperti firmanNya berkata roh memang penurut tetapi daging ini lemah, beberapa waktu kemarin saya mengalami masa seperti yang anda katakan “difitnah” oleh mama saya sendiri dan terjadi pertengkaran terdahsyat sepanjang hidup saya.

Saya marah dan menangis kenapa ada kejadian ini? kenapa Tuhan ijinkan mama dan anak bertengkar? awalnya saya bertahan dan mencoba tenang seperti yang anda katakan tetapi sampai mana saya dapat bertahan? saya pernah mendengar kesabaran Tuhan tiada batas kesabaran manusia terbatas.

ketika kemarahan saya memuncak saya melampiaskan dengan menghantam tembok sekuat saya hingga tangan saya terkilir, kenapa saya lakukan ini, karena rasa sakit hati saya mengalahkan rasa sakit jamani saya,setelah  saya tenang, saya berpikir menjadi sabar tidak semudah membalik telapak tangan, perlu liter an airmata untuk menebus sebuah kesabaran.

M:Kemampuan ranting menghasilkan buah bukanlah didapat dari kerja kerasnya sendiri, melainkan sebagai akibat dari persekutuannya dengan pokok pohon – yang dari padanya diperoleh sari makanan itu – . Hal serupa jugalah yang terjadi, bahwa buah roh yang kita hasilkan bukanlah hasil usaha kita sendiri, melainkan sebagai akibat dari persekutuan kita dengan Yesus Kristus. Kemampuan menghasilkan buah roh akan secara otomatis ada, jika kita penuh Roh Kudus.

B:Exactly! seberapa kuat saya berusaha semakin sering saya gagal dan jatuh lagi dalam dosa yang sama (emosi), setelah saya berdoa dan menyerah kepad Tuhan saya tidak mampu lagi, Ternyata Tuhan menyadarkan hati mama saya dan singkat cerita setelah beberapa jam konflik akhirnya kami berpelukan dan mama mencium pipi saya dan meminta maaf.

seperti tulisan anda Tuhan Yesus memberkati saya melalui tulisan anda ini, trimakasih buat mujizat yang bukan kebetulan anda menulis ini untuk menguatkan saya sebagai sesama anakNya , sekali lagi trimakasih, JBU&m

_______________

pengkotbah 5:2 Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan.

@billyoctora keistimewaan Umat Perjanjian

Mujizat

Syalom,

Puji Tuhan, jika Anda diberkati dengan tulisan tsb. Anda benar, Roh Kudus menggerakkan tangan saya buat menulis itu, dan saya sendiri juga merasa keberkatan dengan pewahyuan itu, sure! Sekali lagi, SAMA SEKALI bukan saya yang mencari2 ide, namun mengalir begitu saja. Puji Tuhan.

Saya juga belajar bahwa : itulah keistimewaan Umat Perjanjian Baru. Sebagaimana umat Perjanjian Lama, perjalanan umat Israel dari Mesir ke tanah Kanaan sungguh suatu Mujizat, soal makan TUHAN yang ngurusin, soal perang TUHAN yang bertindak. Sungguh ajaib menemukan fakta bahwa TUHAN ternyata sangat merindukan kedekatan dengan umat-Nya, sedekat Bapak dengan anak2nya.  TUHAN selalu ingin menunjukkan kepada anak-anak-Nya  betapa Dia sangat mengasihi mereka. Saya ingin rasanya menulis ini besar-besar. Yang Dia tuntut hanya iman, dan kasih yang tulus kepada-Nya.

Usaha manusia untuk menjadi orang baik dengan kekuatan sendiri sudah dilakukan semenjak zaman purba, namun fakta menunjukkan kegagalan.

Keistimewaan Umat Perjanjian Baru adalah ini, sederhana sekali: Barangsiapa percaya kepada Firman-Nya, percaya dan taat (trust n obey), maka Bapa akan mengaruniakan Roh-Nya sendiri, yang membuat setiap orang mampu melakukan kehendak-Nya.

Tewasnya orang2 Israel ketika perjalanan besar itu bukan terjadi lantaran TUHAN tidak sanggup memberi makan kepada mereka, namun kedegilan dan ketidak percayaan Israel lah yang menimbulkan murka-Nya sehingga banyak di antara mereka harus mati bergelimpangan di padang gurun .

Setiap orang kristian yang mengambil komitmen untuk mengasihi Dia dengan iman dan perbuatan, dengan terus mencari wajah-Nya, maka pandangan mata TUHAN tidak akan pernah lepas dari orang itu, SURE !!

Iman dan kasih kepada TUHAN membuat seseorang nampak bagaikan permata terindah di mata TUHAN.

Haleluya !

@bang Muji

Billy Chien

saya panggil bang muji ga papa khan, iya entah membaca blog ini buat saya “merinding” entah saya merasa anda memiliki suatu karunia saya juga tidak tahu apakah itu, buktinya setiap saya baca, atau saat mengetik sekarang ini, saya merasa ada aura yang kuat terhadap anda, siapa sih anda sebenarnya?

NB:bang muji , ajarin saya pasang gambar seperti anda memasang gambar anggur dong bang, abis mas rusdy sudah mencoba tapi saya belum bisa mengerti, gambar bang muji kog nga bisa di klik sedang gambar gambar yang saya pasang semua bisa di klik dan menuju album keseluruhan

saya penasaran dengan cara memasang gambar anda yang tidak bisa di klik

semoga anda mengerti pertanyaan saya

disini adalah contoh gambar yang saya pasang dan apabila gambar tsb di klik maka menuju album keseluruhan, saya mau nya pasang gambar yang seperti anda pasang caranya gimana sih bang muji

spesial thanks for u, JBU&m

@billyoctora, SAMA

Mujizat

Dear Billyoctora, panggil apa saja boleh.

Saat ini pun saya dalam urapan Roh Kudus, dan saya tahu DIA-lah “dalang” semua ini, hal iyu saya ketahui dari perjuangan saya untuk menahan agar air mataku tidak keluar, maklum sedang di kantor.

Gambar yang hendak saya “unggah” atau upload, itu saya upload dulu di blog  lain, saya punya blog di wordpress.com, saya menyimpan gambar dari komputer saya upload dulu ke blog saya

http://gudangs.wordpress.com

Data di sana hanya kita yang bisa buka, sebab itu saya khususkan untuk menyimpan data gambar, gambar bergerak (animasi), saya pakai gif animator.

Misalnya bulan agustus 2009 ini saya meng-upload gambar “musa.jpg” maka file itu tersimpan di

Nah, ketika sebuah blog di SS akan kita beri gambar, khan dia minta alamat URL, maka alamat tsb yang saya masukkan, tinggal copy paste saja..

Itu saja, JBU.

pak muji, bravo…

Billy Chien

muji:Saat ini pun saya dalam urapan Roh Kudus, dan saya tahu DIA-lah “dalang” semua ini, hal iyu saya ketahui dari perjuangan saya untuk menahan agar air mataku tidak keluar, maklum sedang di kantor.

billy:Suer saya ga bohong, masuk situs anda saya merinding pak!

apakah karena urapan anda ya???? jujur saya merasakan lagi saat ini, urapan anda luarbiasa pak, teruskan dalam Tuhan saya yakin anda akan menjadi anakNya yang penuh urapan doain orang pak dengan motifasi yang benar saya yakin orang tsb sembuh.

ketika menulis balasan ini berkali kali saya seperti mengalami tegangan listrik rendah di seluruh badan , apakah saya berbicara dengan seseorang yang spesial seperti anda/..?????? who knows, pak saya minta anda mendoakan saya agar memiliki damai sejahtera dan kebahagiaan keluarga saya… dukung doa ya pak.

kuasa urapan memang dahsyat tidak terbatas ruang dan waktu

JBU&M

@billy octora, bukan aku, tetapi DIA

Mujizat

Syalom,

Saudaraku,

Roh Kudus “nggak bisa diatur” oleh manusia, tetapi Bapa yang mengendalikan DIA sepenuhnya. Tadi sore saya absen dari SS, sebab DIA berbisik di hati saya untuk kami berbagi isi hati.

Aku tidak pegang gitar, aku  sudah merasakan Kehadiran-Nya, DIA menjamahku, bagianku tinggal duduk tenang, mendengarkan isi hati-NYA

Hatiku menjerit, meraung karena sukacita dan rasa takjub, SURE !!

Dan doa untuk seluruh penghuni Pasar Klewer ini mengalir begitu saja. Tuhan memberkati Pak Poernomo, Anda, dan semua pecinta SS. Antara 1 sampai 2 jam aku berendam di hadirat-Nya, sampai aku tertidur dalam damai sejahtera luarbiasa. Mataku merah lantaran air mata terkuras, tetapi PUUAASS !!

Aku tidak lakukan apapun, tetapi Dia.

Bro Billy sedang dijamah Dia, ikuti saja. Masuk kamar, tutup pintu, dekap bantal guling, katakan apa saja kepada Tuhan, sisanya Roh Kudus yang akan lakukan bagian-Nya (itu juga yang suka aku lakukan), dan rasakan kedahsyatan kasih-Nya.

Sesudah itu Anda mungkin kaget, bila merasa menjadi seperti manusia baru dengan hati baru, itulah DIA.

Haleluya.

Mujizat

@ Billyoctora, Tidak semudah membalik telapak tangan

Kiem

Yth. Billyoctora

Billyoctora :

Exactly! seberapa kuat saya berusaha semakin sering saya gagal dan jatuh lagi dalam dosa yang sama (emosi), setelah saya berdoa dan menyerah kepad Tuhan saya tidak mampu lagi.

Kiem :

Ingatlah, walaupun sekarang sudah berpelukan, itu bukan akhir segalanya. Tetapi walaupun bolak-balik jatuh pada dosa yang sama, (selama kita tetap sadar bahwa itu adalah dosa), Tuhan tidak akan membiarkan, dan tidak akan sampai tergeletak :

Mazmur 37 :

37:23 TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;
37:24 apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Jangan sekali-kali berniat untuk terlepas dari masalah. Kalau petuah Cina mengatakan, lebih baik kita minta mati saja daripada meminta berhenti menghadapi masalah. Jika sudah tiba waktunya, akan nampak hasilnya TUHAN BERKARYA.

Roma 5

5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalamkesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkanketekunan,
5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkanpengharapan.
5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Inilah maksud Tuhan menghadapkan permasalahan kepada kita.

Ikuti semua apa yang saya garis bawahi dari Roma 5 : 3 – 5 diatas, maka dapatlah kita mengerti maksud Paulus dalam Roma 12 : 12

12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Semoga komentar ini dapat menguatkan anda dan Tuhan Yesus memberkati

Pak Kiem, Anda bisa

WhoislikeGod

Tepuk tangan buat Anda, Pak Kiem

Hahaha saya senang Pak Kiem… Sekarang terbukti bahwa Anda bisa menjadikan SS ini sebagai berkat dan saluran berkat bukan??? Itulah yang saya maksud bahwa bahwa pak Kiem harus bisa hidup di lingkungan seperti ini dalam komentar saya di sini dalam blog Anda. Selamat berjuang dan berjuang terus Pak Kiem… Tuhan memberkati Anda..

·siapa seperti Allah?·

@kiem trims

Billy Chien

saya akan merenungkan firman yang anda beri, trims perhatiannya pak kiem

………………………

………………………

JBU&M

@Pak Kiem, bukan manusia gampangan

Mujizat

Syalom pak Kiem,

Yesus mengalami 3 macam baptisan: Baptisan Air, Roh Kudus dan Baptisan Api (penderitaan, kesengsaraan). Dari ketiganya, baptisan api-lah, yaitu dapur kesengsaraan yang paling berat. Dan Yesus sanggup melewatinya, berendam dalam kesengsaraan untuk akhirnya memperoleh kemuliaan.

Anda berbicara soal kesengsaraan yang menimbulkan ketekunan dst. yang notabene soal baptisan api. Kalau baptisan air mengawali perjanjian Baru, Baptisan Roh Kudus mengawali manusia baru yang lahir dari Roh, maka baptisan api sebagai alat uji, seberapa tinggi kualitas kita, apakah kita seumpama periuk dari tanah liat, yang ketika mengalami sedikit cobaan kita “mewek”, menangis bahkan mengutuki Tuhan, ataukah dengan tekun dan sabar menanggung semuanya itu. Jika yang kedua ini yang kita lakukan, sungguh kita seumpama emas yang teruji di dapur peleburan.

SEBAB KERAJAAN SORGA , PENGHUNINYA TERDIRI DARI MANUSIA2 YANG TAHAN UJI, YANG TAHAN BANTING, YANG TAHAN DIFITNAH, TAHAN MENDERITA. EMAS, KIAN DIGOSOK KIAN CEMERLANG. Haleluya!!

Iklan

2 thoughts on “Menjadi ranting Yesus

  1. Hidup itu perlu perjuangan berdoa dan bekerja jika satu saat kita mengalami kesengsaraan dalam penjobaan, kita harus selalu tegar dan kuat tetap beriman pada yang maha kuasa.
    Dan kita mengerti apa yang Tuhan buat bagi kita ada mempunyai suatu maksud dalam kehidupan kita.

    Bersukacita dalam pengharapan, dan sabar dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam (Roma 12:12). tetapi tetap ada masalahnya, karena kita sebagai manusia lemah sering-sering kita merasa kecewa dan bimbang seolah-olah Oh Tuhan mengapa begini, ini sering kita pertaya pada keimanan kita.

    Ya ada orang berkata Aku tidak sama seperti Tuhan Yesus Ia ilahi Dia tahan banding tetapi aku manusia tidak tahan banting dan remuklah aku, karena aku manusia biasa…nah inilah persoalan iman kita dalam peperangan iman, tahankah kita dalam kesengsaraan…? seperti Yesus alami…? ini dalam perjuangan hidup yang penuh tanda taya…

    Aku manusia demu, bukan manusia Ilahi seperti Yesus tahan banting….aku gak bisa tahan banting remuklah aku…pada dasarnya kita manusia dari debuh tanah…inilah rahasia kita harus dalam perjuangan iman dan jika siapa yang dapat bertahan dia akan memperoleh kemenangan.

  2. Mr Hunusaku menulis:
    “Dan kita mengerti apa yang Tuhan buat bagi kita ada mempunyai suatu maksud dalam kehidupan kita.”

    GKBI Gombong:
    Amin. Maksud baik, tentu saja.

    Mr Hunusaku menulis:
    “…..etapi tetap ada masalahnya, karena kita sebagai manusia lemah sering-sering kita merasa kecewa dan bimbang seolah-olah Oh Tuhan mengapa begini, ini sering kita pertaya pada keimanan kita.
    Ya ada orang berkata Aku tidak sama seperti Tuhan Yesus Ia ilahi Dia tahan banding tetapi aku manusia tidak tahan banting dan remuklah aku, karena aku manusia biasa…nah inilah persoalan iman kita dalam peperangan iman, tahankah kita dalam kesengsaraan…? seperti Yesus alami…? ini dalam perjuangan hidup yang penuh tanda taya…”

    GKBI Gombong:
    Kualitas iman seseorang diukur pada waktu dia diuji dalam dapur kesengsaraan, dibenturkan dengan batu ujian.

    Mr Hunusaku menulis:
    Aku manusia demu, bukan manusia Ilahi seperti Yesus tahan banting….aku gak bisa tahan banting remuklah aku…pada dasarnya kita manusia dari debuh tanah…inilah rahasia kita harus dalam perjuangan iman dan jika siapa yang dapat bertahan dia akan memperoleh kemenangan.

    GKBI Gombong:
    Untunglah Tuhan memberi kita Roh Penolong, sehingga ketika kita merasa mentok dalam ketidak mampuan, maka Dia lah yang menolong kita.

    Thanks for comment, Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s