Roh Agamawi


Beberapa pengkotbah Kristen tertentu meyakini adanya roh agamawi (religion spirit) yang dapat mengikat seseorang pada suatu agama tertentu yang oleh ikatan tersebut membuatnya sulit menerima perubahan yakni pembaruan yang sebenarnya bertujuan “menempatkan” orang tersebut di atas kebenaran sejati. Saya melihat beberapa contoh sekte dengan gejala atau fenomena ikatan roh agamawi semacam itu.

Ahab mengawini Izebel binti Etbaal, raja Sidon yang merupakan penyembah berhala, dengan Baal dan Asyera sebagai dewa-dewinya, sebagai ilah-ilah atau sesembahannya, dan Ahab juga menjadi penyembah berhala mengikuti isterinya yang dengan itu menimbulkan sakit hati TUHAN (1 Raja 16). Lalu TUHAN mengutus nabi Elia untuk mengembalikan Ahab dan Israel kepada-Nya, dan di hari tertentu Elia menyarankan Ahab untuk mereka membuktikan siapakah Sesembahan yang sebenarnya, lalu mereka mengumpulkan “seluruh Israel ke gunung Karmel, juga nabi-nabi Baal yang empat ratus lima puluh orang itu dan nabi-nabi Asyera yang empat ratus itu, yang mendapat makan dari meja istana Izebel” (1 Raja 18:19). Dan terbuktilah bahwa Baal dan Asyera bukanlah Sesembahan yang benar, melainkan TUHAN lah Allah (Sesembahan) Yang Benar, dan ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” lalu ke 850 penyesat itu (450 nabi Baal + 400 nabi Asyera) tewas di ujung pedang di tepian sungai Kerit. Sebagian Israel menerima kebenaran itu, yakni bahwa TUHAN lah Allah sedangkan Baal dan Asyera hanyalah berhala kesia-siaan, namun Ahab dan Izebel tetap tidak menerima kenyataan itu, mereka murka dan berikhtiar melenyapkan nabi Elia. Kedua orang ini menjadi salah satu contoh orang yang terikat roh agamawi.

Contoh lain dapat kita lihat zaman Yohanes Pembaptis. Kitab nabi Yesaya telah menubuatkan akan adanya “suara orang yang berseru-seru: persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita” (Yes 40:3) dan itu berbicara tentang kedatangan Yohanes Pembaptis yang menerima tugas dari pengutusnya untuk membaptis (baptisan pertobatan), namun walau banyak orang Israel memberi diri dibaptis, tetapi banyak juga orang yang tidak mau memberi diri menerima baptisan. Orang-orang ini adalah mereka yang tidak siap menerima penggenapan nubuat yang justru sebenarnya telah tertulis dalam kitab-kitab sucinya. Inilah contoh kedua mengenai orang-orang yang terikat roh agamawi.

Lalu di zaman Yesus Kristus hidup sebelum kenaikan-Nya ke Sorga. Kitab-kitab Musa telah menubuatkan kedatangan Mesias, misalnya di (Kej 3:15), di (Ulangan 18:18). Lalu kitab Yesaya (Yes 7:14; Yes 53:1-12) dan sebagainya. Tetapi sekalipun Mesias telah datang dengan tanda-tanda dari Allah, yaitu Yesus Kristus atau Yesus Sang Mesias dengan berbagai mujizat yang meneguhkan bahwa Dial ah Mesias yang telah dijanjikan itu, dan begitu banyak orang menjadi percaya bahwa Yesus lah “Nabi” yang dijanjikan itu, namun tetap saja banyak orang yang tidak percaya, sekalipun mereka telah banyak sekali mendengar dari banyak orang, dan bahkan sebagian dari mereka telah melihat sendiri, namun bukannya mereka percaya, tetapi malah menuduh Yesus sebagai menggunakan kuasa Beelzebul. Orang-orang yang sulit percaya kepada pekerjaan Tuhan ini adalah contoh lain dari mereka yang terikat kepada roh agamawi. Telah sangat jelas, walaupun kitab Suci sudah menulis tentang Mesias, dan sekalipun mereka telah mendengar dan melihat begitu banyak tanda, namun hati mereka tetap kekeh jumekeh dalam penolakan kepada Yesus Kristus. Itulah betapa jahatnya roh agamawi, roh yang mengikat seseorang sehingga menyulitkannya mengakui penggenapan janji-janji Allah.

Bagaimana dengan manifestasi roh agamawi di zaman modern?

Alkitab sudah menulis banyak hal mengenai Injil Yesus Kristus. Bahwa Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa (1 Kor 4:20) yang bermakna bahwa Yesus dahulu melayani pemberitaan Firman Allah dengan berkotbah, tetapi juga dengan tanda-tanda kuasa Allah yang menyertai Yesus dengan berbagai mujizat; dan bermakna juga bahwa para rasul, para pemberita Injil, mereka pun melakukan juga seperti “Sang Guru”, misalnya Petrus dan Paulus selain memberitakan injil dengan berkotbah, mereka pun “lakukan” mujizat-mujizat. Roh agamawi di zaman modern ini akan berkata: “Itu kan dulu, zaman para rasul, tetapi sekarang tidak. Saat ini sudah ada kemajuan teknologi, sains telah begitu luarbiasa. Kesembuhan lewat sains itulah mujizat,.. dst.”

Roh agamawi terkenal kelicikannya, lewat doktrin dan dogma dari gereja yang tidak pernah mengalami pelayanan injil dengan kuasa Allah, roh ini akan berusaha memompakan sebuah keyakinan kepada para “stick holder” yang kalau bisa, orang Kristen akan meyakini bahwa “mujizat saat ini sudah tidak ada”, dan apa akibatnya? Akibatnya adalah: jika saat ini Allah memperagakan mujizat, maka hal itu akan selalu dianggap sesat,…..

Tetapi Firman Allah tidak berubah.

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,   mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:15-18).

Orang-orang percaya adalah Anda dan Saya, jadi bukan hanya para rasul yang hidup di zaman Yesus dulu, melainkan semua orang yang beriman kepada Yesus Kristus, dari sejak Yesus hidup sebagai manusia, sampai nanti jelang kedatangan Yesus kembali.

Jika tanda-tanda itu belum Anda miliki, itu karena Anda belum merindukannya sehingga Yesus belum memberikannya, atau karena Anda selama ini tanpa sadar masih terikat roh agamawi. Sebagai orang percaya, Anda berhak memiliki tanda-tanda itu, walau mungkin tidak harus meraih seluruhnya, tergantung Tuhan Yesus dan Bapa, sebagai Sang pemberi, namun memiliki salah satu tanda akan menguatkan iman Anda.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yoh 14:12)

Sekali lagi, orang yang “percaya kepada-Ku” bukan hanya para rasul, tetapi bisa Anda dan Saya.

Saya (penulis) adalah seseorang yang dilahirkan dari Kristen yang kurang mempercayai bahwa mujizat masih terjadi hingga saat ini, sampai umur lebih kurang 40 tahun, ketika ada sesuatu dalam diri saya yang terus mendorong saya untuk mendalami Firman Tuhan. Lalu oleh kebaikan Tuhan, saya menghadiri KKR oleh seorang pendeta dari Singapura, saya lihat pertama kali bagaimana seseorang yang kerasukan setan dilepaskan, yang sebelumnya baru say abaca dari kitab Injil, namun kejadian di KKR itu telah begitu “memompa” saya, sehingga terus mencari, mencari dan mencari, sampai Tuhan bawa saya ke pelayanan dengan tanda-tanda tertentu: ngusir setan, mendoakan orang sakit dan sembuh, mendoakan sakit sendiri dan sembuh, terus ber komitmen sendiri untuk sehat tanpa obat dan seterusnya. Sekedar contoh bahwa seseorang yang tadinya terikat roh agamawi, juga dapat lepas dari ikatan itu dengan pertolongan (Roh) Allah dan kemauan kuat, serta konsisten.

7 thoughts on “Roh Agamawi

  1. Shalom.

    membaca artikel anda yang satu ini, timbul pertanyaan dalam benak saya.
    Apakah saudara masih sebagai jemaat GKBI hingga detik ini ?
    Bila masih, apakah anda di ijinkah oleh jawatan-2 di GKBI bila anda mengikuti suatu persekutuan di luar GKBI ?
    apakah anda terlibat pelayanan dalam persekutuan itu ?
    Trima kasih. GBU

    • Shalom.
      Dari 1989-2002 saya melayani sebagai Priester Penghantar GKBI Magelang. Lalu ketika saya pahami bahwa baptisan air yang benar dilakukan sesuai gereja awal, yaitu diselam, maka saya putuskan ikut baptis selam. Sebagai konsekwensinya, saya berhenti dari jawatan Priester, tetapi Tuhan justru bawa ke pengalaman2 luarbiasa seperti beberapa kesaksian di blog ini, yang menggenapi seperti gereja awal, misal: usir setan demi nama Yesus, berdoa bagi orang sakit dan Tuhan sembuhkan seketika, mendoakan seseorang sehingga dia dipenuhi Roh Kudus dengan manifestasi tertentu.
      Sahabat Truth (Kebenaran),
      Saya tidak pernah mengundurkan diri dari keanggotaan GKBI, saya kadang juga mengikuti kebaktian GKBI, no problem. Namun saya juga dibutuhkan Tuhan untuk melayani ibadah (kotbah) di gereja kharismatik, sehingga hari Minggu tidak bisa gabung di GKBI.
      Saya berkeyakinan bahwa keselamatan saya tidak saya gantungkan kepada manusia, semisal “rasul”, “herder”, dlsb, tetapi hanya kepada Yesus Kristus.
      Pernah kejadian, saudaraku, waktu itu keponakan saya kesurupan, dan disitu ada priester bahkan juga ada Evangelist GKBI. Namun bukannya kedua jawatan itu menumpangkan tangan dan mengusir setannya, eh malah ngumpet di kamar. Maka terpaksa “kami” sendiri tumpang tangan daan mengusir setannya, dan roh jahat itu langsung pergi.
      Mudah2 Anda memahami penjelasan saya.
      Tuhan Yesus memberkati.

  2. Maaf saudaraku, aku pingin tahu banyak tentang pengalaman anda, krn saya jg berasal dari gereja lain.
    krn itu saya ada pertanyaan lagi,
    setelah prister dan evanglis tahu anda memiliki karunia tersebut, apa yang terjadi ?
    apakah anda memberi kesaksian perihal karunia itu ? atau mereka menentangnya ?
    kenapa anda berkata “kami” ? apakah anda bersama orang lain saat melakukan pengusiran setan pada saudara yang kerasukan ?

    • Shalom.
      Yang saya maksudkan “kami” ialah saya dan kakak saya yang berlatar belakang sama, artinya sama2 GBKI sejak lahir tetapi seperti kebetulan, dalam waktu yang hampir berbarengan, kami berdua dibawa ke pengalaman bersama Roh Kudus. Ada kisahnya, saudaraku. Saya terlebih dahulu mengenal kharismatik, lalu kakak saya berencana “menegur” saya mengapa menjadi kharismatik. Tetapi justru Tuhan ijinkan anak sulungnya sering kerasukan, justru disaat masih aktif di GKBI. Sudah dibawa ke psikiater hasilnya nihil, lalu seorang teman memperkenalkan kakak saya dengan salah satu gereja kharismatik, dan mulai saat itu kakak saya mengenal pelepasan, lalu setelah mengalami lebih dari 40 kali pelepasan, setelah didikan Tuhan selesai, mulai saat itu anaknya yang sulung sudah tidak lagi kerasukan.
      Oh ya, pengalaman kakak saya dapat Anda baca di blognya http://gideonagusswt.wordpress.com
      Kakak saya saat ini sering diundang KKR, seperti belum lama ini di Lampung, Jawa Timur dan beberapa kota, sebagai pembicara.
      Ketika priester dan evangelis menyaksikan dengan mata mereka sendiri tentang kuasa mengusir setan, “ajaib” nya mereka seperti tidak tertarik, dan tidak mempersoalkan,… Saya pribadi pernah berpesan lewat seorang Oudste Distrik di Kedu untuk minta bertemu dengan rasul Distrik, saat itu Rs Alfons Tansah Tikno. Maksud saya ingin share tentang pengalaman kami dengan Roh Kudus. Tapi apa jawab Alfons Tansahtikno?
      “Kalau share saya tidak mau, tapi kalau mau minta nasihat, saya layani ” jawab Alfons. Tahulah saya bahwa Alfons Tansahtikno menutup diri terhadap setiap kesaksian kami. Dear The Truth, dengan senang hati kami berbagi.
      Shalom.

  3. Sejak semula saya masuk GKBI sdh merasakan ada yang salah ditubuh GKBI, terutama gembala-gembalanya. dan dugaan saya benar setelah jalan setahun beribadah didalamnya ada roh farisi di GKBI. Saudara Hari, bolehkah saya sebar blok anda melalui FB, bkn untuk adu domba, tapi sekiranya jemaat GKBI terbuka matanya akan terang kebenaran yang murni. Saya sebetulnya kasihan terhadap anak-2 remajanya yang terkontaminasi dengan makanan yang tidak lagi sehat, pandangan rohani mereka sangat menyimpang dari visi GKBI semula. saya memerlukan ijin dari saudara hari, boleh tidaknya saya sebar blok anda. Trims.

    • Dear The TRUTH,
      Salah satu tujuan saya dengan nama blog ini: “gkbigombong” adalah memang terutama untuk warga Gereja Kerasulan Baru yang selama 40 tahun lebih saya beribadah di dalamnya. Ada sebuah kerinduan untuk membangun secara positif, bahkan saya bersedia berdialog dengan Rasul maupun Rasul Kepala tentang dasar-dasar kekristenan, semua untuk tujuan murni: mempersiapkan jiwa-jiwa buat Hari Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya. Saya sudah e-mail kepada Rasul Kepala via Situs resmi The New Apostolic Church International, namun hingga hari ini belum ada respons beliau.Situs NAK International
      Dengan senang hati saya mempersilahkan Anda menyebarluaskan blog ini di Facebook Anda atau di manapun Anda tergerak.
      Tuhan Yesus memberkati.
      Hari Endarwanto.

  4. Saudara, saya juga sama telah lama adadi GKBI . Tetapi sejak saya masih kecil, keluarga kami seperti ditolak disana dan tidak dianggap bahkan saya tidak memiliki sahabat disana, tiap pulang gereja tidak ada yang mau salam dan menyapa saya padahal keluarga kami tidak pernah salah apa apa terhadap mereka, dan setelah umur saya 16 tahun setelahh dikonfirmasi saya baru sadar kalau ternyata kotbah di GKBI hanya berupa doktrin doktrin, setelah sadar saya mulai mencari cari Tuhan dan akhirnya ikut ibadah di suatu gereja karismatik bersama kakak saya, mulai saat itu hati saya diubahkan Tuhan , dan saya mulai banyak bermimpi mengenai Tuhan yg memberikan saya kuasa untuk mengusir roh roh jahat
    Jujur dalam diri saya ada kerinduan untuk mengubah pola pikir dan prinsip orang orang yg ada si GKBI, tapi saya bukan siapa siapa di sana, jadi saya masih belum bisa mewujudkan keinginan itu, saya mau minta solusi dong, gmana caranya untuk mengubah prinsip mereka yang salah dan masih terikat roh agamawi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s