Trinitas atau Tritunggal dalam kekristenan


Kekristenan menganut faham Allah Tritunggal. Banyak orang berusaha menjelaskan konsep Tritunggal atau Trinitas dengan berbagai cara: ada yang mengumpamakan itu sebagai matahari dengan sosoknya, sinarnya dan panasnya. Ada yang menyebut itu sebagai : Allah dalam tiga zaman (Betel) yaitu Allah yang dahulu menjadi pencipta, disebut Bapa, Allah yang kemudian menjadi Juruselamat, disebut Yesus, dan Allah yang sekarang menjadi Penolong, disebut Roh Kudus. Tak jarang Kristen sendiri bingung menjelaskan Tiga tetapi Satu dan Satu tetapi Tiga. Sebenarnya sederhana saja koq, kalau saja kita kembali ke ayat-ayat kitab suci, maka konsep Allah Tritunggal mudah dipahami.

Kalau Tritunggal itu satu absolut, lalu ketika Yesus disalib berarti Bapa juga disalib, berarti Sorga kosong donk? Ini pertanyaan klasik yang sering Kristen bingung,…

Kalau Tritunggal itu satu mutlak, maka ketika Yesus berdoa, Dia sedang berdoa kepada diri sendiri dunk? Pertanyaan kedua yang juga bikin bingung,…

Puji Tuhan, sebenarnya konsep Tritunggal, yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus itu sederhana saja koq.

………………………………..

Yuk kita beranjak dari ayat-ayat berikut:

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” (Kej 1:26).

Kata “Kita” memang menunjukkan pribadi jamak, lebih dari satu, dan tidak perlu ditafsirkan sebagi tunggal.

Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.” (Yoh 16:28)

Kalimat itu diucapkan oleh Yesus, bermakna bahwa Yesus berasal dari Bapa.

Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. (Yoh 15:26)

Kalimat itu menunjukkan bahwa Roh Kudus berasal dari Bapa yang Esa (Satu).

Roh Kudus bukan malaikat, dan malaikat bukan Roh Kudus, walaupun keduanya sama-sama Roh dan roh, artinya: bukan berdaging. Bedanya, Roh Kudus adalah PENCIPTA, sedangkan malaikat adalah YANG DICIPTAKAN.

Ketika Allah menciptakan bumi, berfirman: Jadilah! Lalu terciptalah  bumi.

Bumi adalah “hasil kerja” Allah, dan BUKAN bagian dari Diri Allah, atau bukan “belahan jiwa” Allah.

Pendekatannya begini: kalau Anda membuat sebuah tembikar, maka terciptalah tembikar itu yang Anda buat dari bahan “diluar” tubuh Anda, misalnya dari tanah liat dan tembikar itu merupakan “hasil kerja” Anda. Berbeda dengan,  anak (maaf) yang dihasilkan sebuah perkawinan, maka bayi yang dilahirkan adalah “belahan jiwa” atau “belahan sel” pasangan manusia yang menikah (suami-isteri).

Ada perbedaan mencolok antara bayi yang “dikeluarkan” oleh seorang ibu dengan tembikar hasil kreasi Anda.

Roh Kudus dan juga Yesus bukanlah ciptaan Allah, tetapi “BELAHAN JIWA” Allah sendiri. Oleh karena itu, “tabiat” dan “karakter” Yesus dan Roh Kudus, keduanya identik “karakter” BAPA sebagai sumber Mereka. Itulah sebabnya tidak aneh, ketika Yesus bersabda, bermakna: “Apa yang Ku katakan kepadamu bukan berasal dari Diri-Ku sendiri, melainkan Apa yang Kudengar dari Bapa, itulah yang Kusampaikan kepadamu”.

Jadi,…

Bapa, Yesus dan Roh Kudus bukanlah tiga allah yang berasal dari tiga galaksi antah berantah yang kebetulan bertemu, salaman, lalu merasa mempunyai satu visi, kemudian bergabung manjadi satu (polytheisme) melainkan SATU ALLAH yang “membelah diri” menjadi tiga bagian besar: Yesus, Roh Kudus dan Bapa sendiri sebagai bagian TERBESAR, baik dalam hal KUASA, OTORITAS (hak untuk memerintah yang didukung kemampuan sempurna) maupun “Volume” (jika memang ukuran volume Roh dianggap ada).

Yesus dan Roh Kudus “keluar dari Bapa” untuk mewujudkan KEHENDAK ALLAH YANG SEMPURNA,…. Dan Bapa tidak membutuhkan seorang “isteri” untuk mengeluarkan Yesus maupun Roh Kudus dari Diri-Nya, sebab Bapa Mahakuasa.

Oleh nature yang sama, maka “jalan pikiran”, maupun perkataan Yesus selaras dengan perkataan Bapa, dan jika Roh Kudus berbicara akan SELALU selaras atau tidak akan menyimpang dari Firman. Jadi, kalau seseorang merasa mendengar Roh Kudus berbicara, maka harus diperiksa kesesuaiannya dengan Firman Tuhan; jika tidak, maka bisa jadi itu adalah roh kudus palsu. “Ujilah setiap roh,…”

Roh Kudus bukan malaikat, walupun keduanya sama-sama Roh dan roh. Roh Kudus adalah Pencipta, sedangkan malaikat adalah makhluk ciptaan. Ketika Yesus baru saja dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, maka Roh Kudus membawa Yesus ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Kemudian Yesus berhasil menang melawan pencobaan Iblis, lalu berdatanganlah malaikat-malaikat Tuhan melayani Yesus.

Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.  Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia. (Markus 1:12,13)

Jadi, konsep Tritunggal sederhana saja khan.

13 thoughts on “Trinitas atau Tritunggal dalam kekristenan

  1. Tolong tambahkan penjelasan sedikit Kalau Yesus berasal dari Allah, apa pentingnya Dia perlu dicobai iblis (diuji)??. tujuannya apa??.
    Ada penulis mengatakan bahwa Yesus itu 100 % Allah, dan 100% manusia??, kalau demikian bukankah ada dua “hakekat” yang tidak dimilikinya yaitu mencabut nyawa manusia dan pengetahuan tentang hari kiamat.??. tolong jelaskan. GBU. Tq.

    • Sdr Amri,
      Yesus adalah Sang Firman yang tinggal di dalam daging. Sebagai Firman Allah maka Dia 100% Allah, dan sebagai daging maka Dia 100% manusia.
      Tujuan pencobaan itu – menurut hemat saya – adalah untuk menguji Yesus apakah ketika Dia tinggal dalam daging Ia dikuasai oleh keinginan daging. Dan hasil uji telah membuktikan bahwa Yesus, sekalipun Dia tinggal dalam daging, namun Dia tidak dikuasai oleh keinginan daging, sehingga layak untuk tugas mulia sebagai Juruselamat, manusia, termasuk saya dan Anda, jika mau.
      Berbeda dengan raja Daud yang mengawini wanita bersuami, yaitu Betsyeba, (melanggar Hukum 10 perkara, pasal 10: jangan mengingini isteri sesamamu manusia)
      Batas wewenang yang Bapa berikan kepada Yesus tidak termasuk mengenai pengetahuan tentang waktunya hari kiamat, sobat.. Lagipula Yesus diutus bukan untuk mematikan, tetapi untuk menghidupkan.

  2. Kepada Jo: lihat jari-jari anda, ada 3 ruas dalam satu jari. Hal ini membuktikan bahwa manusia diciptakan seturut citraNYA. Bahkan dalam AL-Qur’an sering disebut “Kami” sebagai kata ganti Allah, mengapa harus “Kami” bukan “Aku”, sebab “Kami” adalah kata ganti orang lebih dari satu. dan Huruf Kapital “K” pada kata ganti orang dalam kamus bahasa hanya ditujukan pada pribadi Tuhan. Maka jelas di kitab andapun Tritunggal Allah dinyatakan. Bila anda tetap tidak mengerti dan menyangkalnya, memang Allah orang Israel menetapkan golongan orang seperti anda tidak akan bisa mengerti, sebab karyaNYA terlalu agung untuk dimasukkan ke akal manusia sejenis golongan anda. GBU

  3. Benarkah ? Bahwa Tuhan telah menjadi manusia ? Kita semua yang benar-benar percaya akan keberadaan tuhan tentunya akan menyadari bahwa tuhan itu maha kuasa, maha sempurna, dan maha segala galanya. Dalam Islam Tuhan mempunyai 99 Sifat yang agung, yang sering disebut sebagai asmaul husna. Namun tidak didalam kristen, tuhan didalam iman kristen bisa menjadi apapun jika dia mau, seperti apa yang di sampaikan oleh bapak palupi dalam argumentasinya :

    (!!) “TUHAN MENJADI MANUSIA” (!!)

    “Aku” TUHAN dan “Aku” Manusia

    PEMAHAMAN yang sering menjadi berbenturan yang harus dituntaskan dalam MEMAHAMI Yesus Kristus antara Yang ILAHI dan yang manusiawi.

    TUHAN telah menjadi manusia (Yohanes 1:1,14)
    Kedua macam unsur ini DIMILIKI oleh Yesus Kristus yang ILAHI dan Yesus yang manusiawi; ==>TIDAK DAPAT DIPISAHKAN namun DAPAT DIBEDAKAN.!

    Untuk membedakannya:
    PERHATIKAN dan TELAAH baik-baik ya (!!)
    KE-AKU-ANNYA YESUS KRISTUS==> “Aku” yang menunjukan ketidak-setaraannya dengan ALLAH, dan “Aku” yang menunjukan ke-Aku-an manusiawiannya.

    “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri”
    (Yohanes 5:30)

    “Bapa lebih besar dari pada Aku” (Yohanes 14:28)

    “AllahKu, AllahKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku”

    ==>>Semua ke-Aku-an Yesus ini adalah menunjukan ke-Aku-an manusiawinya.

    !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Namun, lain halnya dengan KLAIM dan PERNYATAAN ini yaa:

    “Aku dan Bapa itu SATU ADANYA (Yohanes 10:30) Aku-nya disini menunjukan kepada Firman yang Hidup dalam Yesus.

    “SESUNGGUHNYA sebelum Abraham jadi, Aku telah ADA”. Ke-Aku-an Yesus disini menunjukan KWALITAS Firman yang Hidup di dalam Dia.

    “Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta” (Ibrani 1:2). “Karena di dalam Dialah telah DICIPTAKAN segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi” (Kolose 1:16). ==> Istilah kata “DIA” disini memang menunjukan kepada Yesus Kristus DALAM KWALITASNYA Firman Allah, bukan dalam kwalitas manusiawi.

    Semoga dapat MEMAHAMINYA yang menunjukan kepada DUA KWALITAS KE-AKU-AN Yesus Kristus ini yaitu:

    “Aku DI DALAM Bapa dan Bapa DI DALAM Aku.”

    “Aku” yang pertama, menunjukan ke-Aku-an Yesus dalam ke-ILAHI-anNya sebagai Firman. Dan “Aku” yang kedua menunjukan ke-Aku-an Yesus dalam ke-manusiaannya, yaitu bahwa Allah yang wujudnya Roh itu berkuasa di dalam pribadi Yesus.

    Yesus yang nampak, yang manusia itu adalah hanya menjadi alat PERANTARA Allah dalam menjalankan KARYA MAHAKASIHNYA.
    Bagian lahiriyah ini adalah Manusia Hamba Utusan, Nabi Allah sekaligus Manusia PENEBUS.

    Untuk dapat MEMAHAMI masalah ini dengan tuntas, mari HAYATI dan PAHAMILAH Ilustrasi ini:

    Ada seorang “JENDRAL” namanya Sudirman.
    Pada suatu ketika Sudirman perintahkan kepada tentara-tentaranya: “Aku perintahkan sekarang kalian pergi ke medan perang”. Istilah kata “Aku”, yang memerintahkan disini adalah menunjukan kepada ke-aku-an “JENDRAL”nya, bukan oknum manusianya. Tetapi kalau bapak Jendral ini sekali waktu berbicara pada istrinya “tolong bikinkan aku kopi ya”. Ke-aku-annya disini jelas menunjukan ke-aku-an oknum manusiawinya, meskipun pada waktu itu, ia berbicara dengan istrinya berpakaian lengkap dalam pangkat ke’Jendral’annya.

    Dengan Ilustrasi permisalan ini, dapatlah DIBUKTIKAN dan DIPAHAMI bahwa antara ke-manusia-an Sudirman dan ke-JENDRAL-annya memang TIDAK DAPAT DIPISAHKAN, namun DAPAT DIBEDAKAN.

    Semoga dan harap ilustrasi ini JELAS bgt dapat DIPAHAMI bahwa:

    * LIHATLAH dengan seksama dan PERHATIKAN baik-baik Yesus dalam PERNYATAAN dan KLAIM KE-AKU-ANNYA.

    * Secara utuh, bahwa yang nampak dari kepala sampai ke kakinya adalah menunjukan Yesus yang manusia. Ini 100% manusia.

    * Yang tidak nampak, yang berkuasa, ke-mukjizat-anNya, KLAIM dan PERNYATAAN di dalam firmanNya, adalah MENUNJUKAN kepada KE-ILAHI-AN Yesus sebagai TUHAN, Firman ALLAH yang telah menjadi manusia yang di sebut Anak Allah itu ADALAH 100% ALLAH.

    ALLAH yang telah MENJADI Manusia Yesus Kristus yang ILAHI dan Yesus yang manusia SATU KESATUAN YANG ESA TIDAK DAPAT DIPISAHKAN, namun DAPAT DIBEDAKAN. (!)

    Amin

    • @Muhammad Ikhwan.
      Saya akan menanggapi “kutipan” Anda berikut:

      “SESUNGGUHNYA sebelum Abraham jadi, Aku telah ADA”. Ke-Aku-an Yesus disini menunjukan KWALITAS Firman yang Hidup di dalam Dia.”

      Penafsiran Anda ini terlalu dipaksakan. Terkesan bahwa Yesus adalah manusia biasa yang diurapi (disertai) Firman yang hidup di dalam Dia. Sepertinya Anda bermaksud untuk mengatakn bahwa Jiwa Yesus namanya adalah “Yesus” tetapi di dalamnya ada Sang Firman, dan bahwa Yesus bukan Sang Firman itu sendiri,… ini sungguh salah kaprah,…

      Saya ambil contoh:
      Rasul Petrus adalah manusia biasa yang setelah menjadi murid Yesus lalu diurapi , atau tepatnya dibaptis dengan Roh Kudus dan kemudian melayani jemaat dengan kuasa ilahi. Nah, itulah Petrus, manusia biasa yang disertai Roh Kudus. Jangan lupa bahwa Petrus adalah makhluk ciptaan; jiwanya diciptakan. Tetapi walaupun Petrus sudah terbukti melayani dengan berbagai mujizat, sekalipun perbuatan2 ajaib itu menunjukkan manifestasi kualitas Roh Kudus, tetapi Petrus tidak pernah menjadi Tuhan. Jadi, keberadaan Roh Kudus yang menyertai seseorang tidak lantas membuatnya menjadi seorang Tuhan.

      Berbeda dengan Yesus. Juruselamat ini ketika masuk sebagai janin di perut Maris, itu bukan hasil perkawinan manusia. Jiwa Yesus tidak diciptakan, sebab Dia adalah Sang Firman yang masuk ke dalam rahim Maria untuk dilahirkan sebagai manusia, dan sesudah lahir harus diberi nama “YESUS” karena Sang Firman inilah yang akan menebus umat-Nya dari dosa-dosa mereka (Mat 1:21). Jadi, Yesus bukan ciptaan, sebagaimana Abraham dan semua nabi yang sekedar ciptaan belaka, tetapi Yesus adalah Sang pencipta, yaitu Firman yang mengambil rupa manusia dengan cara-Nya yang ajaib.

      Uraian Anda seolah terkesan memaksakan bahwa Yesus dan Firman adalah dua “oknum” yang terpisah. Dapatkah Anda memahami bahwa Sang Fiman yang sebenarnya adalah Illahi, tetapi saat itu DIA tinggal dalam tubuh manusia normal, dengan sistem syaraf yang normal, sehingga Yesus merasakan apa yang dirasakan oleh manusia, sekalipun Dia adalah Illahi. Silahkan baca tulisan Paulus tentang ini,

      Singkatnya, Yesus bukanlah seorang nabi yang karena keistimewaannya disetarakan dengan Tuhan; melainkan Dia adalah Firman, yaitu Tuhan sendiri yang – kerana untuk menyelamatkan manusia – mengambil rupa manusia untuk menebus dosa umat-Nya dengan kematian-Nya. lalu sesudahnya, Yesus kembali ke “wujud” aslinya sebagai Yang Illahi.

      Silahkan dicari sendiri ayatnya, bahwa sebelum turun sebagai manusia, Yesus mempunyai Tubuh Kemuliaan, yang menunjukkan bahwa sebelum manjadi manusia, Yesus memang bagian dari Tritunggal.

      Salam

  4. Dari waktu kewaktu, soal trinitas menjadi topik perbincangan yang menarik. Saling silang pendapat dengan argumentasi masing-masing dengan dalil yang belum tentu satu pijakan. Ini yang justru menarik khususnya bagi saya.

    Siapapun silakan memberikan pendapat sepanjang tidak ada unsur pemaksaan kehendak dan dilakukan dengan santun. Toh pada akhirnya pribadi kita sendiri yang bertanggung jawab atas sikap kita dalam mengambil keputusan. Disilah hikmat dari Tuhan sangat dominan agar pilihan yang kita ambil tidak membawa penyesalan kekal.

  5. Perjanjian Lama menjelaskan tentang sifat-sifat TUHAN pencipta langit dan bumi (Kej.1:1) sbb.
    – TUHAN itu hanya satu [Ulangan 6:4, Yesaya 45:5].
    – TUHAN itu hanya ALLAH saja [Ulangan 6:4, 4:35]
    – Jangan menyembah kepada selain ALLAH [Ulangan 5:7]
    – Tiada TUHAN yang lain selain ALLAH [Ulangan 4:35, II Samuel 7:22]
    – Tidak ada TUHAN yang namanya Yesus Kristus apalagi Roh Kudus [Ulangan 4:35].
    – TUHAN satu-satunya di langit dan di bumi hanya ALLAH saja [Ulangan 4:39].
    – Sejak dulu TUHAN hanyalah ALLAH [Yesaya 46:9]
    – Tidak ada yang seperti ALLAH di seluruh bumi [Keluaran 9:14]
    – Jangan sujud menyembah kepada selain ALLAH [Keluaran 20:5]
    – Tidak ada yang seperti ALLAH [Ulangan 33:26]
    – Tidak ada yang sama dengan ALLAH [II Samuel 7:22]
    – Tidak ada Tuhan selain ALLAH [II Samuel 7:22]
    – ALLAH tetap sama, tidak pernah berubah menjadi tiga bagian-TRINITAS- [Yesaya 48:12].
    – Yang terdahulu = ALLAH, Yang terkemudian = ALLAH [Yesaya 48:12].
    – Juruselamat itu hanya ALLAH saja [Yesaya 49:26, 54:5, 60:16, 63:8].
    – Tidak ada Juruselamat selain ALLAH [Yesaya 43:11, 46:9, Hosea 13:4].
    – Selama-lamanya ALLAH tetap ALLAH [Yesaya 43:12-13]
    – ALLAH tetap sama dan tidak pernah berubah-ubah [Yesaya 48:12]
    – ALLAH adalah Juruselamat manusia [Yesaya 54:5, 63:8-9]
    – ALLAH adalah Juruselamat dan dia tidak mengirim duta/utusan sebagai Juruselamat [Yesaya 63:8-9]

    Pernyataan-pernyataan Yesus dalam injil :
    – ALLAH adalah Tuhan pencipta lamgit dan bumi (Matius 11:25,Lukas 10:21; Kis.4;24; Wahyu 4:11)
    – ALLAH, itu Tuhan yang Esa (Yohanes 17:3;5:44)
    – ALLAH,Tuhan yang wajib disembah (Matius 4:10, Lukas 4:8; Yohanes 4:23)
    – ALLAH, adalah Tuhan yang tidak bisa dilihat (Yohanes 1: 18, 5: 37; 1 Yohanes 4:12)
    – ALLAH adalah Tuhan Yang benar dan Yesus itu Utusan ALLAH (Yohanes 17:3)

    PENJELASAN DARI KITAB-KITAB TERDAHULU DAN UCAPAN YESUS TSB. MESTINYA YANG DIJADIKAN RUJUKAN UTAMA (POKOK) KRISTEN DIDALAM MEMAHAMI HAKEKAT KETUHANAN, TAPI MENGAPA KEKRISTENAN MALAH DILUAR ITU SEMUA YANG DIJADIKAN ACUAN UTAMA, misalnya PENDAPAT PAULUS sbb. :

    ”Dia, yang telah menyatakan diriNya dalam rupa manusia “(1 Timotius 3:16).

    Untuk menyesuaikan pendapat Paulus tsb. dalam pengajaran kristen tentang ayat Yohanes 1:18 dipelintir : ‘Tidak seorang yang pernah melihat Allah’ tetapi Putera Tunggal Allah, yang ada dipangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya “Makna menyatakan-Nya” disini, adalah tentang “menampakkan tentang adanya Allah yang tidak nampak itu”. Hal ini terkait dengan prolog (kata pembuka) injil Yohanes pasal 1:1 dimana dinyatakan Fimran adalah ALLAH, padahal diketahui bahwa ayat-ayat Yohanes 1:1-14 berasal dari hymne Platonis yang diperkenalkan oleh Philo dari Alexandria ini. Bunyi kalimat pertama adalah:

    “Pada mulanya adalah Logos (firman), Logos (firman) itu bersama dengan Tuhan, dan Logos (firman) itu berasal dari Tuhan.”

    Penyalin Kitab Yohanes kemudian mengadopsi hymne ini dan menempatkannya sebagai pembukaan Injil Yohanes, lalu merubah kalimat: “Logos itu berasal dari Tuhan” menjadi “Firman itu adalah Tuhan.”

    Pencaplokan ajaran Platonis oleh penyalin Injil Yohanes ini, dijelaskan oleh bapa gereja Santo Agustinus dalam bukunya The Confession of St. Augustine di bawah sub judul ‘Kitab Suci dan Filsafat Penyembah Berhala’ sebagai berikut:

    “…Book of the Platonis that had been translated ou of Greek into Latin. In then I read, not indeed in these words but much the same thought, enforced by many varied arguments that: In the beginning was the word, and the word was with God and the word was God. All things were made by him, and without gim nothing was made.”

    “… Buku filsafat Platonis yang telah diterjemahkan dari bahasa Yunani ke bahasa Latin. Di dalamnya saya baca, walaupun tidak sama persis tetapi jalan pikirannya sama, didukung dengan berbagai argumen bahwa: Pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama Tuhan, dan firman itu adalah (dari) dari Tuhan. Segala sesuatu dijadikan oleh dia (firman) dan tanpa dia (firman) tidak ada yang dijadikan.”

    Catatan kaki Alkitab The New Testament of the New American Bible, 1970 hal. 203, memperkuat pendapat bahwa Yohanes 1:1-18 bukanlah bagian Injil Yohanes, melainkan karya lepas yang kemudian dimasukkan menjadi pembuka kitab Yohanes tersebut:

    “John 1:1-18; “The prologue is a hymn, formally poetic in style – perhap originally an independent composition and only later adapted and edited to serve as an overture to the Gospel.”

    “Yohanes 1:1-18; pembukaan ini merupakan hymne berbentuk syair – mungkin berasal dari karya bebas, yang kemudian baru dikutip dan diedit untuk berperan sebagai pembuka Injil.”

    KEYAKINAN BAHWA ALLAH TELAH MENJADI MANUSIA (YESUS) ADALAH KEYAKINAN SESAT DAN MENYESATKAN. ITU SEBUAH KEKAFIRAN (KEJAHATAN) TEOLOGI SEPANJANG SEJARAH KEMANUSIAAN

    • @ sdr Gurobah,
      Saya akan jawab pertanyaan-pertanyaan Anda sbb:
      Bahwa pencipta langit dan bumi, secara jabatan adalah אֱלֹהִים (Elohim) dan nama-Nya adalah יְהוָה (YHWH)
      Jadi kalau Anda mengatakan: tiada Tuhan melainkan Allah, maka yang benar adalah : “Tiada Allah melainkan יְהוָה ” Atau tiada Allah melainkan YHWH (baca = Adonai).
      Karena itu saya tidak perlu menjawab semua pertanyaan saudara, sebab kekeliruan saudara sudah sangat jelas.

      Kitab nabi Yesaya secara jelas telah menubuatkan mengenai Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan, di ayat2 ini:

      Isaiah Chapter 53 יְשַׁעְיָהוּ
      א מִי הֶאֱמִין, לִשְׁמֻעָתֵנוּ; וּזְרוֹעַ יְהוָה, עַל-מִי נִגְלָתָה. 1 ‘Who would have believed our report? And to whom hath the arm of the LORD been revealed?
      ב וַיַּעַל כַּיּוֹנֵק לְפָנָיו, וְכַשֹּׁרֶשׁ מֵאֶרֶץ צִיָּה–לֹא-תֹאַר לוֹ, וְלֹא הָדָר; וְנִרְאֵהוּ וְלֹא-מַרְאֶה, וְנֶחְמְדֵהוּ. 2 For he shot up right forth as a sapling, and as a root out of a dry ground; he had no form nor comeliness, that we should look upon him, nor beauty that we should delight in him.
      ג נִבְזֶה וַחֲדַל אִישִׁים, אִישׁ מַכְאֹבוֹת וִידוּעַ חֹלִי; וּכְמַסְתֵּר פָּנִים מִמֶּנּוּ, נִבְזֶה וְלֹא חֲשַׁבְנֻהוּ. 3 He was despised, and forsaken of men, a man of pains, and acquainted with disease, and as one from whom men hide their face: he was despised, and we esteemed him not.
      ד אָכֵן חֳלָיֵנוּ הוּא נָשָׂא, וּמַכְאֹבֵינוּ סְבָלָם; וַאֲנַחְנוּ חֲשַׁבְנֻהוּ, נָגוּעַ מֻכֵּה אֱלֹהִים וּמְעֻנֶּה. 4 Surely our diseases he did bear, and our pains he carried; whereas we did esteem him stricken, smitten of God, and afflicted.
      ה וְהוּא מְחֹלָל מִפְּשָׁעֵנוּ, מְדֻכָּא מֵעֲו‍ֹנֹתֵינוּ; מוּסַר שְׁלוֹמֵנוּ עָלָיו, וּבַחֲבֻרָתוֹ נִרְפָּא-לָנוּ. 5 But he was wounded because of our transgressions, he was crushed because of our iniquities: the chastisement of our welfare was upon him, and with his stripes we were healed.
      ו כֻּלָּנוּ כַּצֹּאן תָּעִינוּ, אִישׁ לְדַרְכּוֹ פָּנִינוּ; וַיהוָה הִפְגִּיעַ בּוֹ, אֵת עֲו‍ֹן כֻּלָּנוּ. 6 All we like sheep did go astray, we turned every one to his own way; and the LORD hath made to light on him the iniquity of us all.
      ז נִגַּשׂ וְהוּא נַעֲנֶה, וְלֹא יִפְתַּח-פִּיו, כַּשֶּׂה לַטֶּבַח יוּבָל, וּכְרָחֵל לִפְנֵי גֹזְזֶיהָ נֶאֱלָמָה; וְלֹא יִפְתַּח, פִּיו. 7 He was oppressed, though he humbled himself and opened not his mouth; as a lamb that is led to the slaughter, and as a sheep that before her shearers is dumb; yea, he opened not his mouth.
      ח מֵעֹצֶר וּמִמִּשְׁפָּט לֻקָּח, וְאֶת-דּוֹרוֹ מִי יְשׂוֹחֵחַ: כִּי נִגְזַר מֵאֶרֶץ חַיִּים, מִפֶּשַׁע עַמִּי נֶגַע לָמוֹ. 8 By oppression and judgment he was taken away, and with his generation who did reason? for he was cut off out of the land of the living, for the transgression of my people to whom the stroke was due.
      ט וַיִּתֵּן אֶת-רְשָׁעִים קִבְרוֹ, וְאֶת-עָשִׁיר בְּמֹתָיו; עַל לֹא-חָמָס עָשָׂה, וְלֹא מִרְמָה בְּפִיו. 9 And they made his grave with the wicked, and with the rich his tomb; although he had done no violence, neither was any deceit in his mouth.’
      י וַיהוָה חָפֵץ דַּכְּאוֹ, הֶחֱלִי–אִם-תָּשִׂים אָשָׁם נַפְשׁוֹ, יִרְאֶה זֶרַע יַאֲרִיךְ יָמִים; וְחֵפֶץ יְהוָה, בְּיָדוֹ יִצְלָח. 10 Yet it pleased the LORD to crush him by disease; to see if his soul would offer itself in restitution, that he might see his seed, prolong his days, and that the purpose of the LORD might prosper by his hand:
      יא מֵעֲמַל נַפְשׁוֹ, יִרְאֶה יִשְׂבָּע–בְּדַעְתּוֹ יַצְדִּיק צַדִּיק עַבְדִּי, לָרַבִּים; וַעֲו‍ֹנֹתָם, הוּא יִסְבֹּל. 11 Of the travail of his soul he shall see to the full, even My servant, who by his knowledge did justify the Righteous One to the many, and their iniquities he did bear.
      יב לָכֵן אֲחַלֶּק-לוֹ בָרַבִּים, וְאֶת-עֲצוּמִים יְחַלֵּק שָׁלָל, תַּחַת אֲשֶׁר הֶעֱרָה לַמָּוֶת נַפְשׁוֹ, וְאֶת-פֹּשְׁעִים נִמְנָה; וְהוּא חֵטְא-רַבִּים נָשָׂא, וְלַפֹּשְׁעִים יַפְגִּיעַ. {פ} 12 Therefore will I divide him a portion among the great, and he shall divide the spoil with the mighty; because he bared his soul unto death, and was numbered with the transgressors; yet he bore the sin of many, and made intercession for the transgressors.

      Kalau dalam terjemahan Indonesia sbb:

      Yesaya 53:1-12
      53:1. Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
      53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
      53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

      53:4. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
      53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
      53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
      53:7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
      53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
      53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.

      53:10. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
      53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
      53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

      Silahkan baca baik-baik, bahwa yang dinubuatkan di ayat2 tersebut adalah Mesias yang akan menanggung dosa banyak orang (ayat 12).

      Umat kristen TIDAK MUNGKIN mencapai sorga tanpa ditebus oleh korban Yesus Kristus, apa lagi umat lain.

      Salam.

  6. kenapa tidak anda perhatikan nubuat Yesaya 53:10
    Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat KETURUNANNYA, UMURNYA AKAN LANJUT, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya

    yang dideskripsikan Yesaya adalah seseorang yang MEMILIKI KETURUNAN ……… DAN UMURNYA MENCAPAI LANJUT ( TUA) ….Apakah Yesus memenuhi deskripsi nubuatan di atas ?????……….. jawabnya tentu saja TIDAK ……. kitab injil menyatakan bahwa umur Yesus paling paling tiga puluh dua tahun dan juga diceritakan tak memiliki Keturunan

  7. Berbicara soal Tritunggal tentu meyangkut masalahKarya Penyelamatan Allah. Itulah yg mendasari Tritunggal. Dgn demikian maka umat medapatkan Kepastian Keselamatan. Maka ibadalahnya semakin bersemangat krnada Kepastian.

  8. Berbicara atau membicarakan Tritunggal bukan untuk diterima akal tetapi diterima iman. Seiap orang yang menerimanya berarti mengimaninya, dan jika tidak menerimanya juga tidak apa-apa. Keagungan Tuhan tidak dapat diperkecil oleh nalar manusia yang sangat terbatas. agama bukan untuk dipertentangkan tetapi diyakini dan diamalkan. jika kita menyebut diri beragama tetapi kita hidup dalam pertentangan (agama=tidak kacau-balau), layakkah kita menyebut kita beragama? DIA TUHAN SEMPURNA ADANYA SEDANGKAN KITA SANGAT TERBATAS….dapatkah yang terbatas ini menjelaskan DIA yang sempurna dan yang tak terbatas itu?….

  9. The new additional concept of Trinity now complete and clear in English
    Dear esquire Brother and sister which beloved in Jesus Christ.
    My name: Ir Johanes Sudarsiman
    one day I get illumination from Holy Spirit regarding Trinity, later then I wrote in Indonesian version, because limitation in my English hence marginally I try to translate in English, if there are not clearly to understanding please back to original in Indonesia version. I pray to Lord Yesus to give illuminate to all reader.
    I would like to share my testimony personally regarding the Truth of Trinity. I wrote in website, more detail please download in top internet type : kebenaran-trinitas.com
    or in google type: kebenaran-trinitas.com in this web there is explaination by picture to easy understanding about Trinity. Google website : kebenaran-trinitas.com

    I often hear in dialogue and debate all that is not Christian certainly inquire about the Trinity, even a Christian would want to abolish the concept of the Trinity, based on these conditions I would like to share knowledge about the Trinity that I can from the illumination of the Holy Spirit, so I tried to translate the book from titled “Digging the truth of the Trinity, sow love, reap salvation” (Menggali kebenaran Trinitas, menabur kasih, menuai keselamatan”) which only relate to the Trinity alone to assist in evangelism.

    Based on the illumination of the Holy Spirit and dialogue with many people, the authors can conclude a few questions:
    1. What was first created by God Yahweh?
    2. Why humans can think and cultured while animals can not think and do not have a culture.
    3. Who was the first to use the concept of the Trinity?
    4. For what the concept of the Trinity was there?
    5. Jesus spoke in John: 10:30 “I and the Father are one.” but Jesus did not recognize the Day of Judgment? in Matthew: 24:36
    6. Yesus also God but Jesus did not know doomsday Matthew: 24:36
    7. why Jesus is called Messiah and why Jesus is called God?
    8. Jesus God why should fast
    9. Jesus is God why would die when he spoke in Matthew 27:46 “… That is to say, My God, my God, why hast thou forsaken me?

    The questions 5 and 6 is a beautiful philosophy once magnificent, yet there is no a philosophy in the world as beautiful as this question the first the Holy Spirit illuminate me about the Trinity and enjoin to me write this book, if you can answer this question I am sure You have illuminated by Lord Jesus, If you still have no answer, please read this book, you will fully understanding about Trinity. The answer no.1 is Proverbs: 8 22-32

    Best Regard
    Johanes Sudarsiman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s