Urapan


Definisi: Urapan adalah kuasa/power yang keluar dari Roh Kudus yang terdapat dalam diri orang benar. Jika ada urapan pasti ada Roh Kudus, dan itu tidak dapat dipisahkan.

Sebenarnya dalam hidup kita sebagai anak Allah, kita sudah mempunyai Roh Kudus dan kuasanya. Karena itu kita dimampukan untuk melakukan apapun juga: menyembuhkan orang sakit, melakukan mujizat, mengusir setan-setan.

Urapan menyebabkan iman di dalam diri kita  mengalami pertumbuhan.

Bapa, Yesus dan Roh Kudus adalah satu. Jika ada Roh Kudus pasti ada Bapa dan Yesus juga. Pengertian dari hidup dalam urapan sebenarnya adalah hidup dalam perlindungan otoritas Bapa, Yesus dan Roh Kudus.

Jika kita menyembah dan berdoa, bukan berarti kita menemui salah satu dari mereka, tetapi kita sebenarnya bertemu mereka bertiga yaitu trinitas. Roh Kudus yang membantu kita berdoa dalam bahasa Roh. Yesus dan Bapa adalah satu kesatuan sampai sekarang. Jadi saat kita berdoa dan bicara dengan Bapa, maka Yesus dan Roh Kudus mengetahuinya dan ketiganya tetap hadir.

Orang yang hidup tanpa Roh Kudus dan urapan, ia tidak akan mempunyai iman. Sebenarnya yang memeteraikan Firman, yang mengajar, yang mengingatkan Firman dalam hidup kita adalah Roh Kudus. Iman memang timbul dari pendengaran akan Firman, tetapi yang memeteraikan Firman di hati seseorang adalah Roh Kudus. Jadi, tanpa bimbingan dan pembelajaran dari Roh Kudus, maka Firman akan berlalu dan mati. Karena ada Roh Kudus, maka Firman itu dimeteraikan di hati dan terjadi dalam hidup kita. Akhirnya iman akan timbul dalam hidup kita.

11 Maret 2010

4 thoughts on “Urapan

  1. Syallom.
    Dalam artikel anda, menyebut tentang menyembah,berdoa dan bahasa ROH. saya ingin bertanya, apa ada perbedaan antara menyembah dan berdoa menurut pengajaran yang ada di GKBI ?
    kedua, tentang bahasa ROH, apa definisnya menurut GKBI ? bolehkah jemaat GKBI berbahasa ROH ? sebab saya pernah mendengar seorang prister mngatakan bahasa ROH yang ada di gereja lain adalah bahasa setan.
    Trims.

    • Shalom,
      Dear Mr X,
      Ini ada kutipan komentar sbb:
      Luven Luverne said:
      “Di majalah Keluarga Kita no.11 bulan November tahun 2008 halaman 41 disebutkan bahwa semula karunia2 tersebut ada di GKBI, tapi thn 1933 Rs Bischoff melarang nubuat terbuka. Sayang sekali, krn kemudian sepertinya kuasa Roh Kudus sampai sekarang tidak nampak ada, tentang berbahasa Roh-pun kemudian jadi sesuatu yang asing. Tidak heran kalau Roh Kudus tidak mau bekerja, karena larangan sang rasul. Siapa yang bisa menyangkal kerasulan rasul Petrus? Ada, rasul Bischoff. GREAT!”

      Jesus’s Slave:
      Terimakasih untuk masukannya.
      Itulah yang menyedihkan. Orang yang “sedang duduk di kursi Musa” tidak memperhatikan ketika Roh sedang berbicara, melainkan justru membungkam-Nya. Sangat menyedihkan.
      Roh Kudus akan dengan senang hati bekerja ketika gereja mau berjalan sesuai pimpinan-Nya yang bagaimanapun juga tidak boleh menyimpang dari pola kerasulan awal.
      Pelayanan “semua” rasul awal “selalu” diwarnai dengan terjadinya mujizat atau manifestasi kuasa Allah, dan dengan cara seperti itu pekerjaan Tuhan begitu cepat tersebar.
      Jika hari ini banyak gereja sudah melayani dengan kuasa Tuhan, maka selayaknya setiap gereja lain secepatnya menemukan kembali sumber kuasa Allah itu, atau Tuhan sendiri akan memindahkan domba2 kesayangan-Nya kepada gembala yang benar (Yehezkiel 34:1-10).

      “… Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku sendiri akan menjadi lawan gembala-gembala itu dan Aku akan menuntut kembali domba-domba-Ku dari mereka dan akan memberhentikan mereka menggembalakan domba-domba-Ku. Gembala-gembala itu tidak akan terus lagi menggembalakan dirinya sendiri; Aku akan melepaskan domba-domba-Ku dari mulut mereka, sehingga tidak terus lagi menjadi makanannya.” (Yehezkiel 34:10)

    • Jadi, Mr X,
      Saat ini GKBI memang tidak mengajarkan bahasa Roh, tetapi saya yakin dengan Rasul kepala yang baru, Tuhan akan perlahan namun pasti merubah tata cara ibadah, termasuk bahasa Roh.
      Maaf jika Anda kaget karena tulisan di blog ini JAUH BERBEDA dengan kenyataan di GKBI saat ini. Saya tidak berharap merubah sistem di GKBI, tetapi saya mulai dengan diri saya sendiri, dan saya yakin dengan dukungan Tuhan, kita satu demi satu akan dibenarkan Tuhan, kita akan diluruskan Tuhan, sehingga kita mengalami SEPERTI Gereja mula-mula di jaman Petrus dkk.
      Dukung doa saja, Tuhan Yesus memberkati.
      Shalom.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s