Yesus itu Allah ataukah Imam Besar?


Kitab Suci mencatat sebuah perkataan Yesus bagaimana Bapa yang disembah-Nya telah memberikan Nama-Nya kepada Sang Anak. Oleh karena itu, jika Bapa mempunyai nama: YHWH maka Anak juga mempunyai nama YHWH. Jika Anak bernama “Yesus” maka kemungkinan besar, “Yesus” juga nama Bapa. Tetapi ada berapakah nama Bapa?…. Biarlah yang lebih paham dapat memberikan penjelasan.

Namun jika kita berkata bahwa Yesus adalah Allah, maka itu benar, dalam konteks “Bapa”. Dan kalau kita berkata bahwa Yesus adalah Juruselamat, 100% manusia, itu pun benar, dalam konteks Yesus anak Maria.

Tetapi hal yang tidak mungkin salah adalah: bahwa Yesus yang (sempat) dilahirkan oleh Maria, Dia lah yang mempunyai julukan:

  • Juruselamat manusia.
  • Anak Domba Allah.
  • Imam Besar (menurut aturan Melkisedek).
  • Sang Firman.
  • Anak yang berdoa kepada (Allah) Bapa.
  • Immanuel.

Yesus (bin Maria) inilah Pribadi yang berdoa kepada (Allah) Bapa.

Yesus (bin Maria) inilah Pribadi yang dibangkitkan oleh (Allah) Bapa.

Yesus (bin Maria) inilah yang telah menjalani hukuman yang seharusnya dijalani oleh manusia pendosa, asalkan mereka percaya bahwa Yesus (bin Maria) telah mati sebagai Penebus dosa.

Bapa tidak pernah berdoa kepada siapapun.

……………………

Di kitab Kejadian, ketika TUHAN hendak mengutus Musa, maka TUHAN berfirman, bahwa Musa akan menjadi seperti Allah bagi Firaun, sedangkan Harun sebagai sang nabi. Jadi, berkaitan dengan tugas-tugas tertentu yang spesifik, maka TUHAN bisa mengangkat – bahkan seorang manusia – menjadi (seorang, seperti) Allah bagi orang lain.

Begitu pun, dalam proyek besar-Nya, BAPA mengangkat Sang Firman (Yesus bin Maria) sebagai Allah bagi umat Yesus.

Di atas langit ada langit, di atas Yesus ada Bapa. Yesus berdoa kepada Bapa, dan Bapa tidak pernah berdoa kepada siapapun. Saat ini Yesus berperan sebagai Imam Besar di Sorga, Dia lah perantara bagi doa-doa kita orang percaya. Dengan berdoa “DALAM NAMA YESUS” , sesuai pesan Juruselamat, maka kita sedang berdoa melalui Perantara Kudus, Yaitu Yesus Kristus, Sang Imam Besar.

Jangan lagi berdoa menggunakan jasa perantara orang mati, entahkah itu seorang nabi (Musa, Abraham, Yohanes, Yehezkiel, Elia, Petrus, Yakobus maupuin orang-orang kudus lainnya dst) sebab mereka semua adalah orang-orang mati. Tetapi berdoalah dengan perantaraan “orang hidup” yaitu Yesus Kristus yang hingga saat ini tetap hidup, selama-lamanya. Itulah kebenaran yang diajarkan Alkitab Firman Allah.

Shalom.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s