Gereja Kerasulan Baru

Ampuhnya memperkatakan Mazmur 91

Seorang hamba Tuhan mengisahkan sebuah peristiwa yang beliau pernah alami, bagaimana seorang paranormal kehilangan beberapa ekor jin yang selama ini dia piara. Hamba Tuhan ini pernah melayani di gereja Tiberias selama beberapa Tahun, dan hampir semua mall besar di Jakarta sudah beliau kunjungi (kotbah), tetapi ketika Tuhan menyuruhnya, dia sekarang pindah ke Jogyakarta untuk menggembalakan kota Gudeg ini.

Pada waktu itu beliau sedang dalam perjalanan, berada dalam sebuah kendaraan umum (kereta api?). Beliau sudah membiasakan diri, sebelum bepergian ke suatu tempat, apalagi untuk tugas pemberitaan injil, beliau terlebih dahulu memperkatakan dengan iman, beberapa ayat dari kitab Mazmur 91.

Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganku, Yang Maha Tinggi adalah tempat perteduhanku.
malapetaka tidak akan menimpa aku, dan tulah tidak akan mendekat kepada rumahku.
Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadaku untuk menjaga aku di segala jalanku. (bd Mazmur 91:9-11)

Di kereta itu, hamba Tuhan itu tertidur lelap. Tetapi tepat di kursi seberang lorong kereta, adalah seorang yang gelisah, celingukan, dia seorang paranormal, merasa sedang “diserang” seperti sebuah serangan santet.

Dia pandang ke kiri kanan mau cari tahu siapa yang yang sedang menyerangnya. Tatapan matanya tertuju kepada seorang lelaki di seberang lorong, ialah sang hamba Tuhan kita,: “Ah, mana mungkin dia, karena dia sedang tidur, mustahil dia sedang nyantet pula” pikir orang tersebut.

Penasaran, dengan kemampuan yang dia miliki, sang paranormal melihat isi kopor yang berada dekat orang yang sedang tidur itu. Alkitab, ya, di dalam kopor ada alkitab, dan orangnya sedang tidur,tetapi dia curiga bahwa orang itulah pelakunya.
Tak berapa lama, sang hamba Tuhan terjaga, dan singkat ceritera mereka terlibat pembicaraan.

Dari pembicaraan itu tahulah sang hamba Tuhan bahwa orang yang mengajaknya bicara adalah seorang paranormal. Dia memelihara (bekerjasama dengan) banyak jin, yang dengan jin-jin itulah ia juga bisa menyantet seseorang. Paranormal itu mengaku memiliki ilmu setingkat dengan para pemburu hantu. Merasa dapat momen yang bagus, penginjil kita memberitakan injil kepada sang paranormal, kemudian mereka bertukar nomor telpon.

Dan ketika tiba di sebuah stasiun, mereka berpisah, namun sang paranormal masih dengan tatapan seperti seseorang yang keheranan.

Kemudian penginjil kita keluar dari stasiun dan naik taksi, dan sebuah sms masuk, rupa-rupanya dari sang paranormal, dia berkata bahwa dia kehilangan 9 ekor jin. Rupa-rupanya ada 9 ekor jin yang mengikuti sang hamba Tuhan, sepertinya untuk menyerangnya, tetapi tidak bisa.

Handai taulan yang dikasihi Tuhan.

Ketika kita meyakini bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan, misalnya ayat-ayat di Mazmur 91:9-11 diyakini sebagai sebuah kebenaran dan kita ucapkan dengan tanpa ragu-ragu, maka Tuhan akan memperlakukan kita, orang-orang yang berhak memperoleh keselamatan, sesuai iman kita, yang dalam hal ini, TUHAN akan mengirimkan malaikat-malaikat-Nya untuk melindungi kita dari marabahaya.

Jika seorang selebriti mampu menyewa body-guard, maka mereka masih bisa tertidur dan mengantuk, namun juga tidak akan mampu menjagai selebritis dari serangan-serangan yang tidak kasat mata, yang memang ada. Tetapi kalau kita dikawal malaikat-malaikat, maka sesungguhnya kita bisa mendapatkan perlindungan yang sempurna.

Salam.

Penginjil Pantang Jera

Seorang dosen Misiologi mengisahkan riwayat pelayanannya yang luarbiasa. Pertobatan beliau sekitar tahun 1980 an, dari seorang muslim menjadi penginjil luar biasa. Mengawali pertobatannya, beliau saat itu sebenarnya berencana untuk nyantri di Tebu Ireng, sebuah Pondok Pesantren terkenal di Jawa Timur. Di sebuah penginapan, seorang ibu tua yang buta huruf menemukan sebuah Traktat, lebih kurang berjudul “Apakah Anda sudah merasa bahagia? Sebagai seorang awam, ibu itu mengambil Traktat yang di tempat sampah namun masih bagus dan dia menyebutnya sebagai “layang” (surat) kemudian memberikannya kepada mas Har, begitu saya sebut nama dosen yang saat itu masih muslim.

Ketika dia membaca traktat, dia sungguh tersentak, dan membuatnya hampir-hampir gak bisa tidur. Traktat itu ternyata dari sebuah misi penginjilan Kristen. Lalu dia putuskan untuk pulang sambil diam-diam membawa traktat itu, dan ditaruhnya di bawah kasur.

Singkat ceritera, dia akhirnya bertemu juga dengan team misi Kristen itu, dan diam-diam ia mengikuti kursus penginjilan. Ia begitu bersemangat, walapun saat itu ia belum sepenuhnya memahami ajaran Kristen. Dalam benaknya hanya ada sebuah dorongan, bahwa SETIAP ORANG BUTUH YESUS,…

Setelah mengikuti kursus singkat selama seminggu, ia diajak seorang tutornya untuk menginjil. Mereka membawa traktat serupa, lalu ia disuruh mengetuk setiap pintu di setiap rumah di pedesaan. Setiap kali ia memberikan kepada penghuni rumah sebuah traktat, sambil bilang: “Pak, ini ada bacaan gratis,…”

Pernah suatu ketika, ketika ia memberikan sebuah traktat, orang tersebut berkata: “Mas, tunggu sebentar, sini duduk ! ” Lalu penginjil kita ini duduk. Kemudian orang itu meremas-remas traktat di depan penginjil kita, kemudian menghamburkan serpihan-serpihan traktat itu ke muka penginjil kita, dan meludahinya. Penginjil kita hanya bersuara: “Haleluya, puji Tuhan”. Kemudian ia pergi dari tempat itu tanpa rasa dongkol, dan pergi ke rumah lainnya, diiringi tatapan kebencian dari orang yang meludahinya.

Pernah juga ketika sedang membagikan traktat itu, ia dipukuli orang ramai-ramai.

“Tahu tidak, ternyata ketika saya dipukuli, hanya sampai pukulan kelima yang terasa sakit, selebihnya hanya kebas dan tidak terasa sakit” katanya mengisahkan.

Namun suatu kali pernah juga, ketika ia dipukul orang sekali, otaknya bekerja, lalu ia menjatuhkan diri. Dia berharap orang-orang mengiranya jatuh pingsan sehingga berhenti memukuli dia. Namun  ternyata perkiraannya meleset, karena ketika ia jatuh, malahan ia diinjak-injak banyak orang. Haleluya.

Demikianlah, beberapa jurus penginjilannya, seringkali setiap kali memberikan traktat, ia mengambil langkah seribu, lari agar tak dipukuli. Pernah dia lari melintasi sawah-sawah, sampai sepatunya hilang satu, tertinggal di sawah yang becek.

Namun Tuhan sangat baik. Banyak orang ternyata memberikan tanggapan terhadap traktat itu,karena ketika mereka kembali sekian minggu setelah traktat dibagikan, banyak orang yang menyambut mereka.

Hingga hari ini, lebih kurang ada 300 KK (Kelompok Kristen) yang berdiri di desa-desa dimana sebelumnya tidak ada seorangpun yang Kristen. Puji Tuhan.

Beliau juga manambahkan, bahwa beliau berkomitmen untuk TIDAK MENGAMBIL PERSEMBAHAN baik perpuluhan maupun yang lain untuk keperluan pribadi. Tapi setiap perpuluhan dia kembalikan untuk jemaat yang miskin. Puji Tuhan. Lalu untuk memenuhi kebutuhannya, ia bekerja keras sambil berdagang.

Sungguh model penginjilan yang patut diteladani.

Salam.

Belajar dari kematian Steve Jobs pendiri Apple Inc

Belum lama, yakni tgl 5 Oktober 2011 lalu, dunia kehilangan Steve Jobs, seseorang yang andil besar dalam teknologi komputer, khususnya di perusahaan raksasa Apple Inc , salah satu penyebabnya adalah diduga komplikasi kanker pankreas bentuk langka (Wikipedia) di usia 56 tahun. Ia meninggalkan kekayaan lebih dari 70 triliun rupiah.

Sebelumnya, selama lebih dari dua tahun kasus penyakitnya, yakni tumor pankreas sudah ditangani secara medis dan dengan berbagai cara yang dianggap terbaik, namun akhirnya beliau dipaksa menyerah pada “suratan takdir”.

Yah, umur manusia, siapa tahu? Kebanyakan manusia, termasuk saya, selalu mengira bahwa umur kita akan panjang, kematian kita masih akan lamaaa,… tapi, umur manusia, siapa tahu?

Handai taulan terkasih,

Jika seandainya kita tahu dan yakin bahwa umur kita tinggal satu minggu, semisal karena penyakit yang secara kedokteran DIPASTIKAN bahwa kematian akan datang selambatnya seminggu ke depan, dan jika, seandainya kita tak punya siapa-siapa padahal kita punya kekayaan BANYAK, sampai trilyunan rupiah, puluhan trilyun rupiah, kira2 apa yang akan kita lakukan yah?

Panik? Menangis? Menjerit? Cari pengobatan alternatif?

Kepanikan, tangisan, jeritan dan upaya alternatif tidak akan berdaya apa2 jika memang Tuhan sudah menetapkan umur seseorang.

Mungkin, jalan terakhir adalah tawar menawar dengan Tuhan. Tapi bagaimana melakukannya? Mendengar suara-Nya pun ngak pernah? Kenal Dia pun tidak? Ber agama pun tak yakin?

Belajar dari itu, selagi kita nggak divonis MATI, maka langkah terdekat kita adalah mencari Tuhan, mencari kehendak-Nya, selagi Ia berkenan ditemui, selagi kita sehat, terus berjuang mencari kebenaran, sampai kebenaran itu tersingkap, hingga kita bisa hidup dengan mantap.

Dalam sebuah kesempatan, Yesus berceritera tentang seorang kaya yang cukup sukses, yang berfikir: “Aku akan memperbanyak lumbung-lumbungku untuk menampung semua hasil panenanku. Lalu aku akan berkata kepada jiwaku: ‘Hai jiwaku, kita punya harta banyak, cukup untuk sekian turunan. Bersenang-senanglah’. Tetapi apa kata Tuhan:’Wahai kamu orang bebal, malam ini nyawamu akan kucabut’ . Begitulah orang yang suka menumpuk kekayaan untuk dirinya sendiri” Kira2 begitu kata Yesus.

Nah saudaraku, vonis mati bisa datang setiap saat, waspadalah. Tapi aku yakin, setiap orang yang berjalan dalam kebenaran, ia tidak akan takut lagi, sebab Kebenaran itu akan memerdekakannya.

Salam.

Adakah Yesus pernah berkata: “Sembahlah Aku,..”

Hari ini Minggu 23 Okt 2011 jam 12:31 pm sebuah sms masuk ke hp saya bilang begini:

“Ada pertanyaan yg susah, bukti Yesus minta disembah atau sbg Tuhan. Yg dari ke-4 injil PB sekaligus,.. yg pasti kalau Yesus itu Tuhan, 1 dari 3 oknum Tuhan. Tp bagaimana Dia bisa jadi Tuhan? Yahudi pun bingung krn ga disebutkan di 4 injil. Jgn pakai injil Yoh awal yg genesis krn palsu, itu hanya sisipan yg ditambahkan pendeta fakta baru2 ini.. Buktinya hrs ada 4 injil, jgn hanya 1 injil saja, n jgn injil Yohanes awal. Di www.sarapanpagi.org hanya injil Yoh 1:1 yang dipakai.”

Jawabku (jam 01:31 pm)

“Yesus tau bhw manusia hanya boleh menyembah Allah (Mat 4:10). Fakta: Yesus tak pernah menolak ketika org2 menyembah-Nya (Mat 8:2; Mat 9:18; Mat 14:33; Mat 28:9; Mat 28:17, dll “

Kusambung (jam 01:37 pm)

Malaikat menolak disembah (Wahyu 22:8-9), Petrus menolak disembah (Kisah 10:25-26) Jadi konteks menyembah di dlm Injil hanya boleh kpd Allah. Yesus inkarnasi Allah, Yesus adlh Immanuel yg berarti Allah menyertai manusia. Tak sulit khan? “

sms itu masuk lagi (jam 01:42 pm)

“Maksudnya kata Yesus sendiri yg mengucapkan disembah sbg Tuhan dr ke 4 injil, bukan slh 1 injil?”

Jawabku (jam 01:54 pm)

“Iblis minta disembah (Mat 4:9), Allah TIDAK PERNAH MINTA DISEMBAH, silahken temanmu cari di seluruh Alkitab bhw Allah minta disembah. Permintaan untuk disembah bukan ukuran bhw suatu pribadi adalah Allah. Frase ‘sembahlah Allah’ muncul di Wahyu 19:10 itu adalah ucapan malaikat, dan bukan ucapan langsung Tuhan Allah sendiri. Dan fakta Yesus tidak pernah menolak ketika seorg manusia menyembah-Nya, membuktikan bhw Yesus memang Tuhan.”

Sekarang sudah jam 20.31 pm, sudah 7 jam lebih dan dia belum sms lagi. Semoga teman muslimnya sudah paham.

 

Target level rohani tertentu yang dapat dicapai orang Kristen

Dari pengalaman ini membuat aku sadar bahwa ADA LEVEL ROHANI TERTENTU YANG DAPAT DICAPAI SEORANG KRISTEN DIMANA DIA DAPAT KEHILANGAN SEMUA SELERA BERDOSA, TETAPI YANG LEBIH BANYAK ADALAH KEINGINAN UNTUK MENYEMBAH TUHAN, UNTUK BERDOA, UNTUK MERENUNGKAN FIRMAN-NYA,..”

Seorang sahabat minta saran kpdku tentang bagaimana menghadapi seorang teman yang jika di hadapan kita dia nampak baik, tapi di belakang kita dia ngomong macam-macam.

“Apakah kamu merasa sakit hati? ” tanyaku menyelidik.

“Mau saya, dia bicara terus terang kalau memang ndak suka padaku, jangan dibelakang gitu. Khan Yesus mengajarkan kita harus jujur?” jawabnya.

Lalu aku berceritera mengenai pengalaman pribadiku.

“Dulu” kataku mengawali :” Dari sejak kecil, aku ini orangnya mudah tersinggung. Padahal aku kristen sejak lahir. Sampai suatu hari di sebuah KKR, aku melihat bagaimana seseorang yang didoakan, dia bermanifestasi, menggelepar-gelepar di lantai gereja, kemudian dia mengalami pelepasan. Itulah pengalaman pertama saya melihat bagaimana setan diusir dari seseorang, yang selama itu hanya aku baca di Alkitab. Aku begitu terpesona dengan pekerjaan Roh Kudus, mulai saat itu aku mempercayai bahwa apa yang tertulis di kitab Injil, tentang kuasa Roh Kudus, tentang kuasa Allah, benar-benar sesuatu yang nyata, bukan sekedar dongeng. Aku benar-benar ingin mengalami sendiri pengalaman dengan Roh Kudus. Tetapi sungguh aneh mas, sebab sepulang dari KKR itu, aku merasa seperti ada sesuatu yang lepas dari diriku. Aku kehilangan SAKIT HATI, aku kehilangan DENDAM, aku kehilangan PERMUSUHAN, KEBENCIAN, semuanya lenyap begitu saja dari diriku. Seandainyapun ada seseorang yang menyakitiku saat itu, aku yakin TIDAK MUNGKIN aku sakit hati, sebab aku sudah kehilangan (benih) SAKIT HATI . Jadi, sepertinya, itulah level rohani baru yang aku masuk di dalamnya dan mengalaminya.”

“Ya, aku pernah mengalami damai sejahtera semacam itu, namun ketika aku tersulut oleh sesuatu, aku marah lagi ” jawab sahabat saya.

“Tidak. … Itu berarti Anda belum sepenuhnya masuk ke level itu. Saya mengalaminya berhari-hari. Damai sejahtera itu menguasaiku bahkan bertahun-tahun ” kataku.

Aku melanjutkan:

“Tak lama setelah peristiwa itu, aku berburu doa pagi. Di Magelang waktu itu ada gereja2 yang rutin mengadakan doa pagi. Aku ikut doa pagi. Aku rela jam 4 pagi bangun, pakai motor menyeberang kota, karena rumahku di pinggiran kota sebelah selatan, sedangkan gereja itu di pinggiran kota sebelah utara, tapi tidak masalah. Aku jalani itu dengan sukacita, dan damaisejahtera itu terus menguasai aku. Dari pengalaman ini membuat aku sadar bahwa ADA LEVEL ROHANI TERTENTU YANG DAPAT DICAPAI SEORANG KRISTEN DIMANA DIA DAPAT KEHILANGAN SEMUA SELERA BERDOSA, TETAPI YANG LEBIH BANYAK ADALAH KEINGINAN UNTUK MENYEMBAH TUHAN, UNTUK BERDOA, UNTUK MERENUNGKAN FIRMAN-NYA,..”

Sahabatku secara refleks mengulurkan tangan menyalamiku.

“Terimakasih pak, aku memperoleh pengertian baru, ” katanya.

Ya, ada level rohani tertentu yang dapat dicapai semua orang kristen, yaitu kepenuhan Roh Kudus yang mana manifestasinya dapat dirasakan dengan adanya perubahan pada karakter orang tersebut yang sesuai dengan buah Roh Kudus.

Stefanus telah mencapai level rohani ini, dimana selain ia dipakai Tuhan untuk melayani jemaat dengan tanda2 ajaib (mujizat) ia juga kehilangan dendam dan sakit hati. Ini terlihat ketika dia dilempari batu oleh orang2, dia mendoakan orang2 itu dan memohonkan ampun untuk mereka (Kisah 7:55 dst). Dan siapa berani bilang kalau Stefanus tak berhak masuk sorga kelak?

Salam.

Post Navigation

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.